Akademia Makassar, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (FISIP Unhas) telah menggelar Hasanuddin Internasional Conference on Social and Political Sciences (HICOSPOS) 2021.Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini berlangsung secara luring terbatas di Aula Prof. Syukur Abdullah FISIP, serta terhubung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube FISIP Unhas, Senin-Selasa (18-19/10).

HICOSPOS merupakan kegiatan konferensi dua tahunan dan merupakan agenda tetap FISIP Unhas. Tahun ini, penyelanggaraan HICOSPOS yang kedua, dan yang pertama secara virtual setelah sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2019. Topik yang diangkat pada konferensi tahun ini yakni “Post Pandemic Society: Governance, Democracy, and Human Security.

Hadir sebagai Keynote Speaker pada konferensi kali ini yakni Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA (Guru Besar Sosiologi, Rektor Unhas) dan Prof. Vedi R. Hadiz (the University of Melbourne, Australia). Selain itu, Konferensi juga menghadirkan tujuh orang invited speaker dari negara berbeda, yaitu Prof. Eiji Oyamada, Ph.D. (Doshisa University, Japan), Prof. Deddy Mulyana, MA., Ph.D. (Padjadjaran University, Indonesia), Michael Buehler, Ph.D. (SOAS, London), Dr. Priyambudi Sulistiyanto (Flinders University, Australia), Nor Azura A Rahman, Ph.D (Universiti Utara Malaysia), Matthieu Grandpierron (ICES, France), dan Timo Markus Duile, Ph.D (Bonn University, Germany).

Ishaq Rahman, Ketua Panitia HICOSPOS 2021 menjelaskan bahwa konferensi kali ini dilaksanakan masih dalam situasi pandemi. Untuk itu, penyelenggaraan berlangsung secara hibrid, yang menggabungkan daring dan luring.

Lebih lanjut, Ishaq mengungkapkan pada HICOSPOS tahun ini, panitia menerima 134 extended abstrak yang terkait dengan topik konferensi. Setelah melalui proses deliberasi, standar penulisan, dan ulasan dari reviewer, panitia memutuskan menerima 103 paper untuk dipresentasikan. Paper yang lengkap nantinya akan diterbitkan pada prosiding terindeks Scopus.

(ebsfmunhas/Ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *