Akademia Makassar, Lembaga Penalaran dan Penulisan Karya Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (LP2KI FH-UH) menyelenggarakan Pelatihan penulisan Skripsi untuk mengembangkan penalarab, penelitian dan penulisan ilmiah mahasiswa dalam penulisan skripsi.

Kegiatan penulisan skripsi merupakan proker tahunan dari LP2KI FH UH yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa terkait penulisan skripsi dan dapat mengubah paradigma bahwa skripsi adalah hal yang sangat sulit dikerjakan bagi para mahasiswa akhir. Kegiatan ini berlangsung secara online via zoom, dengan mengusung tema “Intensif Training, Pelatihan dan Penulisan Karya Ilmiah Skripsi,” Sabtu (10/4).

Menghadirkan narasumber yaitu Prof. Dr. Irwansyah, S.H., M.H yang membahas mengenai strategi penulisan karya ilmiah hukum berbasis riset dan Ahsan Yunus, S.H., M.H yang membahas mengenai standardisasi dan etika penulisan karya ilmiah skripsi.

Prof. Irwansyah menjelaskan bahwa penulisan karya ilmiah yang baik memuat beberapa hal seperti adanya pernyataan yang membuat pembaca tertarik. Selain itu, penulisan skripsi seyogyanya bersifat terbaru yang didasarkan pada temuan lama sebagai penguat tulisan.”Jangan menulis hal yang tidak perlu, ketika melihat judul tulisan yang kalian buat, pembaca sudah mengetahui isinya. Buatlah tulisan yang berguna jika diliat dari judul serta tujuan penelitiannya saja sudah bisa membuat pembaca tertarik,” kata prof. Irwansyah

Lebih lanjut Prof Irwansyah menekankan bahwa referensi tulisan sebaiknya berasal dari artikel jurnal yang terbaru. Sebab, artikel jurnal memiliki informasi yang sifatnya lebih terpusat daripada buku. Sementara itu, Ahsan Yunus juga menyampaikan bahwa penyusunan skripsi harus memuat kualitas kontes yang memadai dan didukung oleh konstruksi penulisan yang sesuai dengan standar (guidelines) institusi.

“Tulisan dengan struktur penulisan dan format yang baik tanpa memuat kualitas kontes yang memadai, sulit mendapatkan persetujuan (ACC). Olehnya itu, skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai,” jelas Ahsan Yunus.

(ebsfmunhas/Ummul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *