Konfersi pers setelah pemaparan visi misi (Sumber : EBS FM Unhas)

Akademia Makassar, Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Bedah Gagasan dan Visi Pemimpin Bangsa. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring bertempat di Baruga Andi Pettarani dan daring pada platfrom youtube channel UnhasTV pada Sabtu (13/01/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah kepada masyarakat umum, mahasiswa serta alumni untuk transparansi, berpihak secara netral, dan meningkatan pengetahun kita mengenai calon pemimpin bangsa. Melalui sambutan dari Prof. Jamaluddin Jompa mengatakan bahwa, kegiatan kampanye secara resmi ini dibuat berdasarkan peraturan MK dan KPU.

Pada sesi pertama ini, dihadiri oleh calon wakil presiden nomor urut 3 yaitu Prof. Mahfud Md. Dengan pemaparan visi misi yang menekan kepada program indonesia unggul dan maju. Seperti, sekolah gratis untuk anak Tni/Polri, KTP Sakti, satu faskes satu desa dan lain sebagainya. Berbagai visi misi yang dipaparkan, nyatanya menimbulkan berbagai pendapat yang berbeda.

Ketiga 3 panelis yaitu Prof. Marzuki DEA, Prof. Tasrif Surungan, dan Prof. Amran Razak. Lantas, memberikan beberapa pendapat serta pertanyaan yang merujuk kepada visi misi indonesia unggul dan maju.

“Gagasan mengenai satu desa satu faskes, satu tenaga kesehatan, ini kuno” kata Prof. Amran Razak.

Tak hanya itu, beberapa fanelis dan Civitas akademika juga kembali mengangkat pertanyaan mengenai dana penelitian, korupsi sebanyak 300 T, biaya pendidikan gratis, Kampus PTNBH dan lain sebagainya. Berbagai pertanyaan dan kritik ini tentu dijawab dengan baik dan lugas oleh Prof. Mahfud MD. Dengan penekanannya kepada civitas akademika untuk tidak hanya melihat visi misi tetapi merujuk juga kepada track record dan pengalaman calon presiden.