
Makassar, EBS FM Unhas — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menerima audiensi dari sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan dan mahasiswa berbagai universitas di Gedung Nusantara, Jakarta, Rabu (3/9).
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai tuntutan dan aspirasi. Beberapa di antaranya adalah pembebasan para demonstran yang masih ditahan, pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, serta pembentukan tim penyelidikan atas kerusuhan yang sempat terjadi. Mahasiswa juga menuntut agar aparat yang melakukan tindakan represif terhadap demonstran diproses secara hukum, serta sejumlah poin tuntutan lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan dan kekurangan DPR dalam menjalankan tugasnya di hadapan seluruh perwakilan mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Ia menegaskan bahwa permintaan maaf itu akan disertai langkah konkret berupa evaluasi menyeluruh.
“Tentunya permintaan maaf ini tidak cukup tanpa evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh, dan evaluasi tersebut akan dilakukan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” ujar Sufmi Dasco Ahmad.
Muhammad Ghiyas Gaspah
