
Makassar, EBS FM Unhas – Ikatan Keluarga Mahasiswa Bidikmisi dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (IKAB-KIP) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan “IKAB-KIP Unhas Goes to School” (IGTS). Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada siswa SMA/sederajat mengenai peluang melanjutkan pendidikan tinggi melalui Beasiswa KIP Kuliah di Unhas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Soppeng, Sabtu–Rabu (7–11/2).
Rangkaian kegiatan diselenggarakan secara interaktif, meliputi pemaparan materi Beasiswa KIP Kuliah (KIP Kuliah Kemendikbud dan KIP Kuliah Unhas), pengenalan IKAB-KIP Unhas, serta informasi jalur masuk perguruan tinggi, fakultas, dan program studi. Selain sesi tanya jawab, para siswa juga berkesempatan mendengarkan pengalaman inspiratif dari mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah Unhas.
Ketua Umum IKAB-KIP Unhas, Tiara Amelia, menyampaikan bahwa IGTS hadir sebagai jembatan peluang bagi siswa untuk meraih pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa IGTS bukan sekadar kegiatan sosialisasi, melainkan juga bentuk pengabdian serta tanggung jawab moral mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk berbagi pengalaman, inspirasi, dan pemahaman kepada para siswa.
Sejalan dengan itu, Kepala Subdirektorat Penyiapan Karier Unhas, Burhan Kadir, S.S., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting karena memberikan pemahaman dan informasi kepada calon mahasiswa Unhas yang berpotensi menjadi penerima KIP Kuliah.
“Kita tidak boleh patah semangat untuk melanjutkan pendidikan tinggi karena negara, dalam hal ini pemerintah, telah menyediakan ruang dan kesempatan untuk tetap melanjutkan studi melalui KIP Kuliah,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para penerima beasiswa agar memanfaatkannya dengan baik, tidak hanya fokus pada perkuliahan, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan dan organisasi guna mengasah soft skills dan hard skills.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak siswa yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi serta memanfaatkan peluang beasiswa yang telah disediakan pemerintah secara optimal.
Fadiah Nadhilah Irhad
