sumber: dokumentasipribadiebsfmunhas

Makassar, EBS FM Unhas — Ratusan mahasiswa Makassar menggelar seruan aksi di Flyover Makassar, Kamis (12/3). Aksi ini bertajuk “Bebaskan Tahanan Politik, Stop Perburuan Aktivis, Lawan Ketakutan, dan Penjarakan Pelanggar HAM.” Melalui seruan aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan penolakan terhadap berbagai bentuk kekerasan terhadap masyarakat sipil serta menuntut pembebasan seluruh tahanan politik dan penegakan hukum terhadap pelanggaran hak asasi manusia.

Mahasiswa yang terlibat dalam aksi ini tergabung dalam aliansi Koalisi Makassar untuk Perjuangan Demokrasi (Kompresi). Salah seorang orator aksi, Fajar (nama samaran), menyampaikan bahwa aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan yang dinilai penting untuk melindungi masyarakat sipil dan menegakkan keadilan.

“Kami membawa beberapa tuntutan, di antaranya bebaskan seluruh tahanan politik, penjarakan pelanggar HAM, dan adili aparat pelaku represi masyarakat sipil,” ujar Fajar.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sepuluh tuntutan, yaitu:

  1. Bebaskan seluruh tahanan politik dan penjarakan pelanggar HAM.
  2. Tangkap dan adili pelaku pembunuhan Bertrand.
  3. Hentikan perburuan terhadap aktivis.
  4. Hentikan kekerasan aparat.
  5. Pangkas anggaran kepolisian.
  6. Hentikan kekerasan dan berikan jaminan keamanan.
  7. Tindak dan adili pelaku kekerasan seksual serta rasisme.
  8. Hentikan perampasan ruang hidup masyarakat.
  9. Usut tuntas secara transparan dan independen kasus penembakan Bertrand.
  10. Adili aparat pelaku represi terhadap masyarakat sipil.

Selain menyuarakan tuntutan tersebut, mahasiswa juga mendesak kampus untuk mencabut kerja sama dengan aparat kepolisian. Mahasiswa menilai kampus seharusnya menjadi ruang yang aman bagi mahasiswa, bebas dari penindasan, intimidasi, maupun berbagai bentuk kekerasan.

Fadiah Nadhilah Irhad