Makassar, EBS FM Unhas — Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menyelenggarakan Wisuda Periode April Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengukuhkan sebanyak 1.664 wisudawan dari 18 fakultas. Para wisudawan tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, meliputi program sarjana, magister, doktor, sarjana terapan, spesialis, dan profesi. Prosesi wisuda berlangsung di Baruga A. P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Rabu–Kamis (1–2/4).

Dari total wisudawan yang dikukuhkan didominasi oleh program sarjana sebanyak 1.027 wisudawan. Selain itu, terdapat 89 wisudawan program doktor, 34 wisudawan program profesi, 77 wisudawan program spesialis S-1, 2 wisudawan program spesialis S-2, 422 wisudawan program magister, serta 13 wisudawan program sarjana terapan.

Dalam pidatonya, Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan stakeholder yang telah berkontribusi dalam penguatan Unhas. Ia menegaskan bahwa Unhas memiliki posisi yang sangat strategis, mengingat dari 24 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Indonesia, hanya Unhas yang berasal dari kawasan timur Indonesia.

Ia berharap seluruh civitas academica dapat bersatu di universitas ini untuk terus berkontribusi dalam memperkuat daya saing bangsa, tidak hanya dalam konteks sosial ekonomi, tetapi juga agar Indonesia mampu bertahan dan diperhitungkan oleh bangsa-bangsa lain.

“Yang perlu kita jalankan adalah learning ability, kemampuan untuk terus belajar sebagai bangsa yang lincah, beradaptasi dengan perubahan zaman, serta selalu berpikir kritis dan memiliki semangat lifelong learning,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa literasi digital perlu dipadukan dengan kemampuan berpikir kritis agar para wisudawan mampu menilai informasi secara logis dan melahirkan inovasi. Ia juga menekankan pentingnya growth mindset untuk menghadapi perubahan zaman.

“Bunga melati harum mewangi, dipetik harum di tepi taman. Biar badai ombak merintangi, alumni Unhas tak gentar hadapi zaman,” tutupnya dengan sebuah pantun.

Fadiah Nadhilah Irhad