
Makassar, EBS FM Unhas — Pemerintah Kota Makassar bersama Dinas Kebudayaan Kota Makassar menyelenggarakan Pagelaran Seni dan Budaya 2026 di Benteng Fort Rotterdam, Jumat–Minggu (10–12/4), sebagai upaya pelestarian dan pengenalan budaya lokal kepada masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan berbagai pertunjukan yang melibatkan masyarakat dan pelaku seni. Pada pembukaan kegiatan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya menghadirkan ruang agar masyarakat lebih dekat dengan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah.
“Melalui Dinas Kebudayaan Kota Makassar, digelar pagelaran seni dan budaya yang memberikan ruang besar kepada kita untuk lebih mengenal budaya-budaya yang ada di kota kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut diharapkan mampu memperkuat nuansa budaya di tengah masyarakat. Masyarakat tidak hanya diajak untuk mengenal, tetapi juga memahami serta memaknai arti dan keunggulan budaya yang dimiliki. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan yang bernilai bagi masyarakat Kota Makassar.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kekayaan khazanah budaya Makassar merupakan kebanggaan yang perlu terus dijaga dan didekatkan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan. Beragam pertunjukan yang ditampilkan mencerminkan kekayaan budaya daerah sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk kembali terhubung dengan identitas budayanya.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami berharap acara ini terus dilaksanakan setiap tahun, berkembang menjadi event yang lebih besar, mampu menarik lebih banyak pengunjung, serta memberikan pencerahan terhadap sisi kebudayaan di Kota Makassar,” ujarnya.
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya. Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya minat terhadap kegiatan berbasis budaya. Ke depannya, pagelaran ini diharapkan terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya Kota Makassar.
Fadiah Nadhilah Irhad