Makassar, EBS FM Unhas — Marine Science Diving Club (MSDC) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Pembukaan Ekspedisi Walrus Abu-Abu Jilid III yang berlangsung di Aula Gedung Baru Lantai 2 Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas, Jumat (10/4). Kegiatan ini merupakan tahap awal dari rangkaian ekspedisi ilmiah yang akan dilaksanakan di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, sebagai upaya eksplorasi dan pendataan potensi pesisir dan laut.

Ekspedisi Walrus Abu-Abu Jilid III merupakan program penelitian lapangan yang menggabungkan aktivitas penyelaman ilmiah, observasi lingkungan, serta pendataan ekosistem laut di wilayah pulau terluar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya laut sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya konservasi lingkungan pesisir dan laut di Indonesia.

“Sebagai organisasi riset yang berfokus pada penyelaman ilmiah dan eksplorasi pesisir, Ekspedisi Walrus Abu-Abu Jilid III hadir dengan tema Jelajahi Permata Tersembunyi Di Ujung Pulau Terluar Sulawesi,” ujar Nur Ikhlasul Amal, Ketua MSDC. 

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada eksplorasi, tetapi juga menjadi kontribusi ilmiah untuk mengungkap potensi wilayah pesisir yang masih minim kajian serta menghasilkan data bagi pengembangan ilmu dan pengelolaan berkelanjutan.

Rangkaian ekspedisi dimulai dengan pemberangkatan tim pada 19–20 April 2026 dari Makassar menuju Pulau Sailus, Pulau Satanger, dan Pulau Sadapur di Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, dilanjutkan kegiatan pendataan pada 21 April hingga 1 Mei 2026. Hasil ekspedisi kemudian akan dipublikasikan melalui pameran foto dan seminar pada 27 Mei 2026 di Science Techno Park Unhas. 

Melalui kegiatan ini, MSDC Unhas diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu kelautan sekaligus mendorong pelestarian ekosistem pesisir dan laut berbasis riset berkelanjutan.

Melani Pratiwi Palajukan