Makassar, EBS FM Unhas — Program Studi Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok (BMKT), Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan Festival Budaya Wenhua Jie 2026 di Aula Prof. Mattulada FIB Unhas, Selasa (5/5). Festival ini mengusung tema “Delapan Tahun Harmoni, Mewarisi Kebijaksanaan Timur” sebagai bentuk perayaan Dies Natalis ke-8 Prodi BMKT Unhas.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi BMKT, Dian Sari Unga Waru, menekankan bahwa perjalanan delapan tahun Prodi BMKT Unhas mencerminkan proses panjang dalam membangun jembatan budaya antara Indonesia dan Tiongkok.

“Dulu kita bergerak perlahan, tetapi sekarang kita telah membangun jembatan besar antara Indonesia dan Tiongkok. Festival budaya hari ini membuktikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya cerdas, tetapi juga sangat kreatif,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan festival budaya ini menghadirkan beragam penampilan dan aktivitas, di antaranya tarian Upwards to The Moon, lomba hanzi, lomba dubbing, serta persembahan lagu. Berbagai penampilan budaya juga ditampilkan, seperti tarian Seribu Lentera, tarian Beauty in Rain Lane, pertunjukan Chinese tea, taichi, hingga fashion show.

Selain itu, terdapat pula workshop kaligrafi yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami seni tulisan khas Tiongkok. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang interaktif bagi peserta untuk lebih dekat dengan budaya Tiongkok.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Unhas, Adi Maulana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival budaya ini. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi wadah penting dalam memperkuat kerja sama lintas budaya.

“Terima kasih atas semua kerja samanya. Semoga festival budaya hari ini dapat menjadi pengingat bahwa budaya sangat penting untuk memperkuat kerja sama dalam bahasa dan kebudayaan,” ungkapnya.

Festival Budaya Dies Natalis ke-8 ini menjadi momen istimewa dalam menampilkan harmoni budaya Timur sekaligus memperkuat peran BMKT sebagai jembatan pertukaran budaya. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, festival budaya diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang menginspirasi mahasiswa untuk mewarisi kebijaksanaan Timur serta berinovasi di era digital.

Chelyndian Chelsea