Makassar, EBS FM Unhas – Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Sosialisasi Peluang Studi dan Karier di Taiwan di Arsjad Rasjid Lecture Theater Unhas, Kamis (2/7). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa tingkat akhir dan alumni untuk memperoleh informasi mengenai kesempatan melanjutkan studi, mengikuti program magang, hingga membangun karier internasional melalui kerja sama Unhas dengan mitra pendidikan dan industri di Taiwan.

Direktur Transdiva Unhas, Ir. Sahriyanti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama internasional yang telah dibangun Universitas Hasanuddin bersama sejumlah mitra di Taiwan. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas akses mahasiswa dan alumni terhadap berbagai program internasional yang mendukung peningkatan kompetensi akademik maupun profesional. “Melalui kerja sama ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi, mengikuti program magang, serta membuka peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan. Kami berharap semakin banyak sivitas akademika Unhas yang dapat memanfaatkan kesempatan ini,” ungkapnya.

Sosialisasi ini menghadirkan Director of International Talent Circulation Base (INTACT Base) Surabaya Office, Mr. Andre So, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia memperkenalkan International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE), sebuah program yang didukung pemerintah Taiwan untuk membuka akses pendidikan tinggi sekaligus pengalaman kerja bagi mahasiswa internasional. Ia juga turut menjelaskan berbagai informasi, seperti skema beasiswa, peluang magang, dukungan biaya hidup, hingga kesempatan bekerja di berbagai perusahaan di Taiwan setelah menyelesaikan studi.

Mr. Andre So menambahkan bahwa peserta program ini memiliki fleksibilitas dalam menentukan langkah karier setelah memperoleh pengalaman kerja di Taiwan. “Setelah bekerja selama dua tahun, peserta dapat memilih melanjutkan studi, tetap bekerja di Taiwan, atau kembali ke Indonesia,” ungkapnya. Menurutnya, pengalaman akademik dan profesional di lingkungan internasional tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan Universitas Hasanuddin sekaligus memperluas jejaring profesional mereka di tingkat global.

Azzahra Tri Maretha Asgar