Makassar, EBS FM Unhas — Universitas Hasanuddin (Unhas) menutup rangkaian Pentas Seni (Pensi) Mahasiswa Unhas 2026 melalui malam puncak yang digelar di Baruga A.P. Pettarani, Jumat (17/4). Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengembangan soft skills serta minat dan bakat mahasiswa di bidang seni.
Ia mengungkapkan bahwa pensi merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas di tengah aktivitas akademik. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta-talenta muda yang berdaya saing.
Selain itu, ia menyinggung berbagai program kemahasiswaan yang kembali diaktifkan sejak Maret. Salah satunya adalah sosialisasi Mata Kuliah Pengembangan Karakter (MKPK) yang melibatkan 18 himpunan mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Ia menjelaskan bahwa MKPK diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan minat dan bakat mahasiswa, sekaligus mengasah kemampuan nonakademik serta kreativitas yang dimiliki.
Abdullah Sanusi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian seleksi Pentas Seni Unhas 2026. Tercatat hampir 300 mahasiswa berpartisipasi, mulai dari tahap penyisihan, semifinal, hingga grand final.
“Ada yang terpilih sebagai juara, ada yang belum berkesempatan mendapatkan juara. Semoga hal ini tidak membuat mahasiswa berkecil hati, melainkan mendorong untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, pensi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kebersamaan bagi mahasiswa untuk sejenak menikmati suasana di tengah kesibukan perkuliahan dan aktivitas organisasi.
Fadiah Nadhilah Irhad
