Erupsi Gunung Semeru

Akademia Makassar,Gunung Semeru yang terletak di dua kabupaten yakni Malang dan Lumajang Provinsi Jawa Timur, mengalami erupsi. Erupsi tersebut diawali getaran banjir lahar atau guguran awan panas. Berdasarkan keterangan Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12).

Catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang lebih 500 meter di bawah kawah.Akibat adanya kejadian guguran awan panas tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepanjang daerah aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.

Dalam data yang dipaparkan, sebanyak 62.084 penduduk di sekitar Gunung Semeru terdampak erupsi dan 902 orang di antaranya mengungsi. “Korban luka berat/rawat inap sebanyak 98 orang,” data yang dikeluarkan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes.Di sisi lain, pasca erupsi Gunung Semeru tersebut, masih terdapat warga atau korban yang dinyatakan hilang. Dari data yang tercatat, 10 orang masih belum ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.