Akademia Makassar,Medical Youth Research Club (MYRC) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin mengadakan Hasanuddin Scientific Fair 2021 dengan mengusung tema “Increase Public Awareness of Dermato-Venereology Disease: Novel Strategy in Management of Dermato-Venereology Patient through A Holistic of Health care.” Kegiatan ini berlangsung secara offline dan online via zoom meeting, Sabtu-Minggu (4-5/9).

Acara pembukaan dihadiri oleh Prof. Dr. drg. A. Arsunan Arsin (Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), dr. Firdaus Hamid, Ph.D (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kemitraan, dan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin), Dr. dr. Andi Alfian Zainuddin, MKM dan dr. Firdaus Kasim, M.Sc (Pembina Medical Youth Research Club), Muh Radjadhilah S (Presiden BEM FK UNHAS) dan Muh. Naufal Zuhair (Executive Director Medical Youth Research Club).

Muh. Naufal Zuhair menjelaskan kegiatan Hasanuddin Scientific Fair 2021 dapat membantu memfasilitasi mahasiswa dalam pengembangan ide serta gagasan yang menjadi momen berbagi ilmu pengetahuan. Melalui pembuatan karya ilmiah yang melibatkan peran aktif dari peserta untuk berpikir kritis, inovatif dan kreatif, peserta diharapkan dapat memenuhi kebutuhan akan informasi dan ilmu pengetahuan.

Prof. Dr. drg. A. Arsunan Arsin membuka kegiatan Hasanuddin Scientific Fair 2021 dengan harapan kegiatan ini dapat melahirkan inovasi dan kreatif dalam penanganan penyakit dermatology dan venereology.

“Selain menjadi wadah penyaluran kreatifitas dan inovasi mahasiswa, kami berharap dapat menguatkan relasi antar mahasiswa di tingkat nasional,” ungkap Prof. A. Arsunan.

Hasanuddin Scientific Fair 2021 ini diselenggarakan dengan enam cabang perlombaan besar, meliputi lomba literature review, Research Paper Congress (RPC), poster publik, video edukasi, esai ilmiah, dan simposium yang diikuti oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran se-Indonesia, mahasiswa dalam bidang kesehatan, dan masyarakat umum.

Kegiatan ini juga melaksanakan webinar yang bersifat diskusi ilmiah dengan materi penyakit dermato-venerologi yang terjadi pada komunitas secara komprehensif.

(ebsfmunhas/Ummul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *