Makassar, EBS FM Unhas — Pemerintah memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026 serta menjamin pasokan tetap aman di seluruh wilayah Indonesia. Penegasan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia (RI), Prasetyo Hadi, sebagai respons atas beredarnya informasi keliru terkait rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Prasetyo menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya koordinasi antara pemerintah dan Pertamina, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Setelah kami melakukan koordinasi, dalam hal ini pemerintah bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat, Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” ujar Prasetyo.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan kepanikan. Menurutnya, pemerintah menjamin ketersediaan BBM tetap aman serta dapat diakses dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat di berbagai wilayah.

“Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas dan akurat. Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian,” tegasnya.

Pemerintah berharap klarifikasi ini mampu memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi tetap kondusif, sehingga distribusi energi nasional tetap berjalan lancar dan mendukung aktivitas ekonomi.

Fadiah Nadhilah Irhad