
Makassar, EBS FM Unhas — Kasus pelecehan serta penyalahgunaan identitas dalam grup komunikasi calon mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun 2026 menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah akun media sosial mengunggah tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan seorang mahasiswa Unhas dalam grup dan kanal komunikasi yang mengatasnamakan calon mahasiswa baru Unhas.
Berdasarkan unggahan yang beredar, mahasiswa tersebut diduga terlibat dalam percakapan bernada tidak pantas dengan sejumlah calon mahasiswa baru. Selain itu, ia juga diduga membuat grup dan kanal komunikasi WhatsApp yang menggunakan identitas calon mahasiswa Unhas serta menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya kepada para peserta.
Menanggapi informasi yang beredar, Kepala Bidang Humas Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman, memberikan tanggapan melalui kolom komentar pada salah satu unggahan Instagram yang membahas kasus tersebut. Dalam komentarnya, Ishaq menyatakan bahwa pihak kampus telah mengambil langkah awal untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang mencuat di media sosial.
“Terima kasih informasinya. Pihak Unhas telah mengambil tindakan. W telah dimintai keterangan dan mengakui perbuatan. Malam ini juga Komdis akan rapat. Potensial sanksi sangat tegas. Humas Unhas akan segera keluarkan rilis dalam sejam mendatang,” tulis Ishaq Rahman, Kepala Bidang Humas Universitas Hasanuddin pada Selasa, (22/6).
Hingga kini, pihak Unhas masih melakukan penelusuran dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Klarifikasi resmi dari kampus diharapkan dapat memberikan kepastian informasi kepada publik sekaligus menjelaskan hasil pemeriksaan serta langkah yang akan diambil terhadap pihak yang diduga terlibat..
M. Rusyaid Ridho Rusli