Editor Hervin Al Jumari
Makassar, EBS FM – Tim Magic Story sedang melaksanakan kegiatan dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) cabang Makassar. YKAKI merupakan lembaga amal yang telah berfokus penuh selama sepuluh tahun terakhir pada anak-anak yang sedang berjuang melawan kanker. Dari hasil observasi dan wawancara dengan pihak YKAKI cabang Makassar, ditemukan masalah utama bahwa anak-anak penyintas kanker sering mengalami tantrum selama pengobatan. Rabu, (27/1/2024). Hal ini menyebabkan orang tua memberikan akses gawai sebagai pengalih perhatian tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh American Academy of Pediatrics Committee on Public Education tahun 2001, terungkap bahwa penggunaan gawai lebih dari 2 jam oleh anak-anak dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mereka. Selain itu, anak-anak sering diberi akses tanpa pengawasan orang tua, sehingga konten yang mereka akses sering kali tidak sesuai dengan usia mereka. Melihat kondisi tersebut, tim Magic Story menggagas program Magic Story: Menyulam Harapan di Setiap Halaman Melalui Biblioterapi pada Anak Penderita Kanker YKAKI Cabang Makassar.

Metode yang diterapkan oleh tim Magic Story adalah biblioterapi, yaitu terapi psikologis yang menggunakan bahan bacaan untuk membantu mengurangi stres, kecemasan, dan masalah emosional. Hasil utama dari program ini adalah buku Magic Story dengan visualisasi animasi yang dapat diakses melalui QR code. Visualisasi animasi pada buku Magic Story dirancang untuk menarik perhatian anak-anak penyintas kanker, sehingga mereka termotivasi untuk menjalani biblioterapi.

Tim Magic Story telah melaksanakan serangkaian kegiatan, yaitu sosialisasi program dan pre-test. Dalam sosialisasi program, dilakukan penyuluhan tentang pengelolaan emosi dan komunikasi efektif kepada anak, serta biblioterapi menggunakan buku Magic Story. Kegiatan biblioterapi tidak hanya terbatas pada pembacaan dan diskusi buku, tetapi juga mencakup kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan pemahaman dan perasaan mereka melalui menulis kreatif dan aktivitas seni. Bentuk menulis kreatif yang dilakukan adalah dengan mengisi buku jurnal yang telah disediakan oleh tim Magic Story, yaitu Mood & Me Book.

Selain menulis kreatif, anak-anak penyintas kanker juga diarahkan untuk melakukan aktivitas seni, yaitu art therapy yang terintegrasi dalam program biblioterapi. Beberapa bentuk art therapy yang dilaksanakan adalah mewarnai, origami, jewelry making dengan manik-manik, dan finger painting. Melalui art therapy tersebut, anak-anak mampu menerapkan pesan yang mereka dapatkan dari cerita, seperti nilai-nilai persahabatan dengan membuat gelang manik-manik, mengekspresikan emosi melalui mewarnai dan finger painting, serta melatih konsentrasi dan ketelitian dengan origami.

Setelah seluruh kegiatan dalam program pengabdian ini selesai, harapannya kegiatan biblioterapi ini dapat berlanjut sebagai program berkala di YKAKI Makassar. Selain itu, tim Magic Story juga telah berhasil membentuk The Story Healers sebagai tim yang akan meneruskan program setelah pengabdian berakhir, serta melanjutkan pembuatan buku Magic Story sebagai media biblioterapi.

Tim Magic Story