Makassar, EBS FM Unhas — Pusat Kajian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (PUSAKA HTN FH-UH) sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) dengan mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan dalam Mewujudkan Transformasi Harmonisasi”. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat IKA Hukum Unhas, Sabtu (13/6), ini menjadi forum strategis bagi seluruh anggota untuk melakukan evaluasi organisasi, merumuskan arah gerak kelembagaan, serta mempersiapkan proses regenerasi kepemimpinan yang akan menentukan masa depan organisasi.

Musyawarah Besar merupakan agenda penting yang dilaksanakan sebagai wadah pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi. Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan, forum ini juga menjadi ruang diskusi bagi seluruh anggota untuk menyampaikan gagasan dan pandangan terkait pengembangan organisasi yang lebih progresif, adaptif, dan berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan dihadiri oleh pengurus, anggota, serta Dewan Penasihat Organisasi yang turut memberikan perhatian terhadap keberlangsungan organisasi.

Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa tema yang diangkat pada Musyawarah Besar kali ini lahir dari kebutuhan organisasi untuk menghadapi tantangan regenerasi yang semakin kompleks.

“Setiap organisasi pasti akan mengalami peralihan tongkat estafet kepemimpinan. Namun, dalam setiap masa peralihan tersebut selalu terdapat dinamika dan polemik. Oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah transformasi yang mengarah pada organisasi yang dinamis, efektif, serta modern,” ujarnya.

Melalui Musyawarah Besar ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan konstruktif serta kepemimpinan baru yang lebih baik daripada periode sebelumnya, sekaligus mengembalikan marwah organisasi yang berfokus pada pengembangan keilmuan melalui kajian dan penelitian.

Ketua Umum terpilih periode 2026–2027 dalam sambutannya menegaskan bahwa kepemimpinan tidak lahir dari kehendak seorang pemimpin semata, melainkan dari kekuatan kolektif yang menghidupkan organisasi.

“Saya tidak ingin menjadi ketua yang berjalan di depan sendirian. Saya ingin menjadi bagian dari barisan kader yang bergerak bersama,” ujarnya.

Nabila Fatima Azzahrah