Makassar, EBS FM Unhas — Operasi Ketupat Pallawa 2026 kembali digelar untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar. Secara nasional, Operasi Ketupat Pallawa 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 161.243 personel gabungan dikerahkan untuk mendukung pengamanan di berbagai wilayah.

Untuk menunjang kelancaran operasi, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu. Pos-pos tersebut akan difungsikan sebagai pusat informasi, pelayanan, serta pengamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), sebanyak 5.268 personel gabungan turut disiagakan. Jumlah tersebut terdiri dari 2.583 personel Polri, 546 personel TNI, serta 2.139 personel dari berbagai instansi terkait yang akan ditempatkan pada 108 pos pengamanan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., berharap seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas secara profesional serta menjaga soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan operasi demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Sementara itu, masyarakat juga diimbau untuk mengetahui informasi layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, hingga penerapan pengaturan lalu lintas.

“Masyarakat diimbau untuk mengetahui informasi layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, hingga penerapan pengaturan lalu lintas. Layanan Kepolisian 110 juga dioptimalkan agar masyarakat dapat dengan mudah memperoleh bantuan serta merasakan kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan yang responsif dan solutif,” imbaunya.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 ini, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman, tertib, dan nyaman.

Fadiah Nadhilah Irhad