
Makassar, EBS FM Unhas — Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) sukses menggelar edukasi musik bertajuk PAPPRI Goes to Campus: Membangun Generasi Musik Masa Depan. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Arsjad Rasjid Lecture Theater Unhas pada Rabu (19/11).
Dalam kegiatan tersebut, PAPPRI menyelenggarakan berbagai rangkaian acara, mulai dari workshop musik, bincang musik, sharing session, hingga jam session.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPO PAPPRI Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Ilham Arief Sirajuddin, M.M.P.; Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin; serta Gyant Hidayah dan Dra. Ery Iswary, M.Hum. Pada kesempatan ini, para narasumber menyampaikan pandangan mereka mengenai perkembangan musik di Indonesia, khususnya musik daerah, serta isu kesejahteraan para pencipta lagu.
Dalam sambutannya, Ilham Arief Sirajuddin menegaskan bahwa kehadiran PAPPRI merupakan wadah untuk melindungi karya-karya para pencipta lagu. Ia juga berharap karya musisi dan pencipta lagu dari Sulawesi Selatan dapat dihimpun, dikenal, dan digemari oleh masyarakat.
“Kita berharap karya-karya seni orang Makassar itu betul-betul bisa menjadi sebuah identitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ilham menyampaikan bahwa karya para pencipta lagu di Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk bersaing dengan lagu-lagu daerah lainnya.
Salah satu progres yang sedang dilakukan PAPPRI adalah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait penyusunan regulasi agar lagu-lagu Makassar dapat lebih sering diputar di kafe-kafe di Kota Makassar.
“Saat ini kami sedang melakukan kajian akademik dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Mudah-mudahan nanti akan ada regulasi yang memberikan waktu khusus bagi musik-musik lokal untuk diputar di kafe-kafe,” jelasnya.
Muhammas Ghiyas Gaspah
