IMG-20260117-WA0094-1-1024x647 Pesawat ATR Indonesia Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Maros
sumber: Flight Radar 24

Makassar, EBS FM Unhas — Pesawat ATR milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di sekitar wilayah Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1). Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar menerima laporan hilangnya kontak pesawat tersebut pada pukul 13.17 Wita. Pesawat yang melayani rute Yogyakarta–Makassar itu dilaporkan berada di koordinat 4°57’08” LS dan 119°42’54” BT.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan berdasarkan informasi dari Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia), titik koordinat terakhir pesawat berada di sekitar kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros. Usai menerima laporan tersebut, Basarnas Makassar langsung mengerahkan tim penyelamat (rescue) ke lokasi untuk melakukan pencarian awal.

Tim penyelamat dilengkapi dengan kendaraan operasional serta pesawat tanpa awak (drone) untuk mendukung proses asesmen di lapangan. Sultan menjelaskan, tim pertama berjumlah lima orang telah lebih dulu diberangkatkan, sementara tim kedua berjumlah 15 orang akan menyusul bersama unsur potensi Search and Rescue (SAR) lainnya dengan total sekitar 40 personel.

Berdasarkan data aplikasi Flight Radar 24, pesawat berjenis ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT terakhir terdeteksi di atas kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung. Pesawat tersebut tercatat lepas landas dari Yogyakarta pada pukul 08.08 WIB, dengan ketinggian terakhir 5.150 kaki dan kecepatan darat 221 knot.

Hingga saat ini, Basarnas Makassar belum dapat memastikan keberadaan pesawat. Informasi awal menyebutkan pesawat tersebut mengangkut 10 orang yang terdiri dari tujuh kru dan dua penumpang, sementara upaya pencarian masih terus dilakukan.

Fadiah Nadhilah Irhad