
Makassar, EBS FM — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Program Dana Padanan 2025. Program ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri guna mendorong inovasi nasional. Pendaftaran dan pengumpulan proposal dibuka sampai (31/10) mendatang.
Program ini menyediakan pendanaan bagi perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dalam dua skema: hilirisasi inovasi hasil riset (Skema A) dan penerapan inovasi untuk pemberdayaan masyarakat (Skema B). Dana padanan berasal dari pemerintah dan mitra, dengan fokus pada riset di bidang-bidang prioritas.
Program ini dibuat sebagai upaya untuk menjembatani kebutuhan industri dengan potensi riset yang dimiliki perguruan tinggi. Banyak hasil riset yang belum optimal dimanfaatkan karena kurangnya sinergi antara pihak akademisi dan industri. Melalui Program Dana Padanan, diharapkan terjadi percepatan dalam proses hilirisasi inovasi yang dapat meningkatkan daya saing nasional. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor dan memperkuat kemandirian bangsa, khususnya dalam pengembangan teknologi dan solusi lokal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri di Indonesia.
Gita Lestari
