
Makassar, EBS FM Unhas — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS), mengajak komunitas internasional untuk segera bertindak menghentikan krisis kemanusiaan di Gaza dan mendorong terwujudnya perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut. Seruan ini disampaikan dalam pernyataan bersama yang dirilis usai pertemuan keduanya di Istana Al-Salam, Jeddah, pada Rabu (2/7).
Mereka menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat koordinasi serta berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Mereka juga menyambut baik kesepakatan gencatan senjata yang dicapai oleh pihak-pihak yang terlibat dalam konflik regional, dengan harapan gencatan senjata tersebut dapat terus berlanjut.
Indonesia dan Arab Saudi menyampaikan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan yang dialami rakyat Palestina di Gaza. Keduanya mengecam keras penggunaan blokade dan kelaparan sebagai senjata perang oleh Israel, serta menolak segala bentuk pemindahan paksa warga Palestina, baik di dalam maupun di luar wilayah mereka.
“Kedua pihak menekankan bahwa tercapainya keamanan dan stabilitas di Palestina hanya dapat diwujudkan melalui implementasi resolusi internasional terkait solusi dua negara, yang menjamin hak-hak sah rakyat Palestina, termasuk pendirian negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota,” dikutip dari pernyataan bersama kedua negara.
Di luar isu Palestina, Presiden Prabowo dan Pangeran Mohammed bin Salman turut menyatakan dukungan kuat terhadap upaya penyelesaian politik secara damai serta penguatan stabilitas di kawasan Laut Merah dalam merespons krisis di Yaman.
Keduanya juga mengapresiasi pencabutan sanksi terhadap Suriah oleh negara-negara Barat, yang dipandang sebagai langkah positif menuju proses rekonstruksi, pemulihan stabilitas, dan kepulangan para pengungsi.
Muhammad Ghiyas Gaspah