
Makassar, EBS FM Unhas — Timnas Futsal Indonesia menorehkan sejarah baru dengan finis sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 setelah menjalani pertandingan final yang sangat sengit melawan tim kuat Iran di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (7/2). Laga penentuan juara harus dilanjutkan hingga adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 5–5 selama waktu normal dan perpanjangan waktu, sebelum Indonesia kalah tipis 4–5 pada babak adu penalti.
Pertandingan final ini menjadi catatan penting dalam sejarah futsal Indonesia karena untuk pertama kalinya Timnas Futsal Indonesia mencapai partai puncak Piala Asia setelah melewati fase grup dan babak gugur. Indonesia sempat unggul pada beberapa momen krusial, termasuk memimpin skor di babak pertama, sebelum laga berjalan semakin ketat dan berimbang hingga harus ditentukan melalui perpanjangan waktu dan adu penalti.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, menyampaikan apresiasi atas perjuangan skuad Garuda. Ia juga mengungkapkan dukungan penuh federasi terhadap capaian bersejarah tim nasional futsal Indonesia.
“Kami dari federasi tentu sangat bangga. Tidak berkurang sedikit pun kebanggaan kami terhadap tim nasional, bahkan justru bertambah berkali lipat,” ungkapnya.
Tim Futsal Indonesia menunjukkan performa luar biasa sepanjang turnamen, terutama pada laga final yang berlangsung penuh aksi dan gol dari kedua tim. Gol-gol Indonesia dicetak oleh Reza Gunawan, Israr Megantara, dan Samuel Eko, sementara Iran juga tampil konsisten hingga pertandingan berakhir imbang 5–5. Dalam adu penalti, Iran berhasil menjaga ketenangan dan unggul tipis 5–4 untuk mengunci gelar juara, sementara Indonesia harus puas menempati posisi kedua.
Hasil ini menjadi prestasi terbaik Timnas Futsal Indonesia di tingkat kompetisi Asia sekaligus menunjukkan peningkatan kualitas futsal nasional. Meski belum mampu mematahkan dominasi Iran, perjuangan Indonesia memberikan inspirasi bagi generasi muda serta memperkuat optimisme terhadap perkembangan futsal Tanah Air di level regional maupun internasional.
M. Rusyaid Ridho Rusli
