
Makassar, EBS FM Unhas — Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Wisuda Periode Juni Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengukuhkan sebanyak 2.189 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, meliputi program doktor, magister, profesi, spesialis, dan sarjana. Prosesi wisuda berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, pada Senin–Selasa (22–23/6), sebagai penanda lahirnya ribuan alumni baru yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dari total lulusan tersebut, sebanyak 897 orang laki-laki dan 1.292 orang perempuan, dengan pelaksanaan wisuda dibagi ke dalam dua sesi.
Dalam pidatonya, Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa menyampaikan bahwa berbagai capaian berhasil diraih universitas sepanjang tahun akademik 2025/2026. Selain kembali mempertahankan gelar juara umum PIMNAS, Unhas juga mencatat prestasi pada tingkat global dengan menempati posisi 861 dunia dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027. Capaian tersebut menempatkan Unhas pada kelompok 851–900 universitas terbaik dunia dan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas capaian akademik yang berhasil diraih. “Saya ucapkan selamat atas kelulusan saudara-saudara. Selamat berjuang, selamat mengabdi, dan buatlah almamater ini semakin bangga,” ujarnya di hadapan para wisudawan dan keluarga yang hadir.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, dalam laporan akademiknya menjelaskan bahwa wisuda periode Juni 2026 diikuti oleh 2.189 lulusan yang terdiri atas 964 lulusan program sarjana, 877 lulusan program profesi, 207 lulusan program magister, 73 lulusan program doktor, 61 lulusan program spesialis-1, dan 7 lulusan program spesialis-2. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai strategi yang terus dilakukan universitas untuk mendorong penyelesaian studi tepat waktu.
Prof. Ruslin menjelaskan bahwa Unhas terus memperkuat sistem pemantauan akademik berbasis data, menerapkan early warning system bagi mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan studi, serta meningkatkan pendampingan akademik oleh dosen dan program studi. Upaya tersebut berdampak pada peningkatan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) yang pada Triwulan II Tahun 2026 mencapai 22,08 persen. Selain itu, jumlah mahasiswa yang belum menyelesaikan studi sesuai target waktu berhasil ditekan hingga 55% dibandingkan periode sebelumnya.
Momen proses wisuda menjadi refleksi atas perjalanan akademik yang telah ditempuh sekaligus perayaan atas keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan tinggi. Universitas Hasanuddin tetap menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa. Bertambahnya 2.189 alumni baru tidak hanya menjadi capaian institusi, tetapi juga menjadi modal penting dalam menghadirkan sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan kemajuan Indonesia di masa depan.
Luthfiah Nasir TY. Maidin