EBS Reportase 24 Juli 2026

Mahasiswa KKN-T Unhas Dorong Pelestarian Pesisir melalui Program Rehabilitasi Mangrove di Desa Sanjai

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkenalkan program rehabilitasi mangrove sebagai program kerja unggulan dalam Seminar Program Kerja yang digelar di Kantor Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Jumat (10/7). Program bertajuk “Gerakan Peduli Pesisir Sanjai: Rehabilitasi Mangrove sebagai Upaya Pencegahan Abrasi di Pesisir Sanjai” ini dihadirkan sebagai langkah awal membangun kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.

Program rehabilitasi mangrove dipilih berdasarkan hasil observasi mahasiswa selama masa persiapan KKN. Kawasan pesisir Desa Sanjai dinilai memiliki potensi yang besar, namun juga menghadapi ancaman abrasi yang dapat mengganggu keberlanjutan lingkungan serta aktivitas masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa berupaya mendorong pelestarian kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya fungsi mangrove sebagai pelindung alami pantai.

Koordinator Posko KKN-T Desa Sanjai, Eben Luther, menjelaskan bahwa rehabilitasi mangrove tidak hanya berfokus pada penanaman bibit, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir secara berkelanjutan. “Program rehabilitasi mangrove kami rancang sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pesisir Desa Sanjai. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan penanaman mangrove, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan pesisir agar tetap lestari dan mampu memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Eben Luther.

Seminar dihadiri oleh Kepala Desa Sanjai, A. Muhammad Arsal, S.IP., Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), perangkat desa, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Kepala Desa Sanjai menyampaikan apresiasi terhadap program yang diinisiasi mahasiswa KKN-T karena dinilai sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan yang tengah didorong pemerintah desa.

Selain memaparkan program rehabilitasi mangrove, mahasiswa juga memperkenalkan sejumlah program kerja individu yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat, meliputi pengelolaan sampah organik berbasis biopori, penyuluhan pengendalian hama tanaman padi, psikoedukasi perilaku memilih makanan sehat, digitalisasi profil desa berbasis website, hingga pemetaan fasilitas umum menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Seluruh program tersebut diharapkan dapat saling mendukung pembangunan Desa Sanjai dari aspek lingkungan, kesehatan, pertanian, dan transformasi digital.

Melalui program rehabilitasi mangrove, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan abrasi sekaligus menciptakan lingkungan pesisir yang lebih lestari, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sanjai.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10