Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Petani di Bantaeng, Terapkan Prinsip 5 Tepat untuk Optimalkan Produktivitas Cengkeh dan Kakao

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 melaksanakan program kerja individu bertajuk “Sosialisasi Penerapan Prinsip 5 Tepat dalam Pemupukan pada Komoditas Unggulan Desa Kampala, yaitu Cengkeh dan Kakao” di Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Jumat (24/7). Program yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Dwi Agrianti, ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani mengenai penerapan prinsip tepat jenis, tepat dosis, tepat waktu, tepat cara, dan tepat tempat dalam pemupukan guna mendukung produktivitas komoditas unggulan desa.
Program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan KKN yang menunjukkan masih banyak petani melakukan pemupukan berdasarkan kebiasaan atau perkiraan tanpa memperhatikan prinsip pemupukan yang tepat. Sebagai upaya menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa menyelenggarakan sosialisasi sekaligus menyusun buku pedoman “Penerapan Prinsip 5 Tepat dalam Pemupukan Cengkeh dan Kakao” sebagai media edukasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam menerapkan teknik pemupukan yang lebih efektif dan efisien.
Muh. Basri, S.Sos., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat mengenai teknik pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. “Dengan adanya program sosialisasi pemupukan ini tentunya masyarakat mendapat pengetahuan baru, karena biasanya proses pemupukan hanya dilakukan mengira-ngira saja. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat mampu menerapkan prinsip 5 Tepat dalam pemupukan sehingga penggunaan pupuk menjadi lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan tanaman. Harapannya, pengetahuan yang telah diperoleh dapat terus diterapkan dalam kegiatan budidaya sehingga produktivitas komoditas unggulan Desa Kampala dapat terus meningkat,” ujar Muh. Basri, S.Sos.
Selain memberikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, mahasiswa KKN-T juga menghasilkan buku pedoman yang memuat panduan penerapan prinsip 5 Tepat dalam pemupukan tanaman cengkeh dan kakao. Buku tersebut diharapkan menjadi referensi praktis yang dapat digunakan petani untuk menerapkan teknik pemupukan yang lebih tepat sesuai kebutuhan tanaman sehingga mampu meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk di lapangan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap penerapan prinsip 5 Tepat dalam pemupukan dapat menjadi kebiasaan baru di kalangan petani Desa Kampala. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat, mendukung produktivitas komoditas cengkeh dan kakao, serta menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendorong pengembangan sektor pertanian yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng.
M. Rusyaid Ridho Rusli
107.7 FM