Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Bahaya Rabies dan Kenalkan Ciri Hewan Penular kepada Siswa SDN 6 Lancirang

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Lancirang melaksanakan program kerja individu bertajuk “Edukasi Bahaya Rabies dan Pengenalan Ciri Hewan Penular Rabies” di SDN 6 Lancirang, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (23/7). Kegiatan yang diinisiasi oleh Dwi Resky Wulan Surayya ini diikuti oleh 29 siswa sebagai upaya meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah mengenai bahaya rabies, cara mengenali hewan penular rabies, serta langkah pencegahan untuk menghindari risiko penularan penyakit.
Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian rabies, penyebab penyakit, cara penularan, hingga jenis-jenis hewan yang dapat menularkan rabies, seperti anjing, kucing, dan kera. Selain itu, para siswa juga dikenalkan dengan ciri-ciri hewan yang diduga terinfeksi rabies serta perilaku yang perlu diwaspadai. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Penanggung jawab program, Dwi Resky Wulan Surayya, mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Unhas, menjelaskan bahwa edukasi ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dasar mengenai rabies agar mampu mengenali hewan yang berisiko menularkan penyakit serta mengetahui cara melindungi diri ketika berinteraksi dengan hewan. “Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan kepada siswa mengenai ciri-ciri hewan yang diduga mengidap rabies, sehingga mereka dapat lebih waspada dan mengetahui cara menghindari hewan tersebut. Harapannya, pengetahuan ini dapat membantu mencegah terjadinya kasus gigitan hewan penular rabies di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Kepala SDN 6 Lancirang, Ibu Darma, mengapresiasi pelaksanaan program edukasi yang dinilai sangat bermanfaat bagi siswa. Menurutnya, materi mengenai rabies relevan dengan kondisi lingkungan sekitar sekolah yang masih sering dijumpai hewan berkeliaran sehingga penting dikenalkan kepada anak-anak sejak dini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin. Siswa sangat antusias mengikuti penyampaian materi tentang rabies, terutama dalam mengenali ciri-ciri hewan penular rabies dan cara menghindarinya. Kami berharap edukasi seperti ini dapat terus diberikan sebagai bekal bagi anak-anak untuk menjaga keselamatan diri,” tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti simulasi sederhana mengenai langkah yang harus dilakukan apabila bertemu hewan yang dicurigai terinfeksi rabies. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya ketertarikan siswa terhadap materi kesehatan yang disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami.
Melalui program “Edukasi Bahaya Rabies dan Pengenalan Ciri Hewan Penular Rabies”, mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap siswa SDN 6 Lancirang mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit rabies, mengenali tanda-tanda hewan yang berpotensi menularkan penyakit, serta mengetahui langkah yang tepat apabila menghadapi situasi berisiko. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pencegahan penyakit zoonosis sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 3: Good Health and Well-being melalui peningkatan literasi kesehatan dan pencegahan penyakit di lingkungan masyarakat.
Melani Pratiwi Palajukan
107.7 FM