Hot News 4 Agustus 2026

Mahasiswa KKN Unhas Tingkatkan Keselamatan Pengguna Jalan melalui Pemasangan Cermin Cembung di Desa Lamatti Riawang

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas), Felix Benedictus Mamuaja, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Peningkatan Keselamatan Pengguna Jalan melalui Pemasangan Cermin Cembung” di Dusun Jerrung I, Desa Lamatti Riawang, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Jumat (31/7). Program ini bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui pemasangan cermin cembung pada salah satu tikungan yang memiliki tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi akibat keterbatasan jarak pandang pengendara.

Program kerja tersebut disusun berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan KKN di Desa Lamatti Riawang. Felix menemukan bahwa tikungan di Dusun Jerrung I memiliki pandangan yang terhalang dari kedua arah sehingga kendaraan yang berpapasan baru terlihat ketika berada di dekat tikungan. Berdasarkan hasil diskusi dengan masyarakat setempat, lokasi tersebut juga telah beberapa kali menjadi titik terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Berangkat dari kondisi tersebut, pemasangan cermin cembung dipilih sebagai solusi yang sederhana, ekonomis, dan memiliki manfaat jangka panjang. Cermin cembung berfungsi memperluas bidang pandang pengendara sehingga mereka dapat melihat kendaraan dari arah berlawanan sebelum memasuki tikungan. Dengan meningkatnya visibilitas, pengguna jalan diharapkan dapat mengurangi kecepatan, meningkatkan kewaspadaan, serta mengantisipasi potensi tabrakan.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan survei dan penentuan titik pemasangan yang paling efektif agar cermin memberikan sudut pandang optimal bagi pengendara dari kedua arah. Selanjutnya dilakukan pemasangan tiang beserta cermin cembung dengan memperhatikan aspek kekuatan, keamanan, dan kemudahan akses pandang. Proses pemasangan turut melibatkan aparat desa dan masyarakat sekitar, kemudian diakhiri dengan pengecekan posisi cermin untuk memastikan fungsinya berjalan secara maksimal.

“Selama melaksanakan KKN di Desa Lamatti Riawang, saya melihat bahwa tikungan di Dusun Jerrung I memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi karena jarak pandang pengendara sangat terbatas. Dari hasil observasi dan diskusi dengan masyarakat, saya mengetahui bahwa titik ini sudah beberapa kali menjadi lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Melihat kondisi tersebut, saya merasa pemasangan cermin cembung sangat diperlukan sebagai langkah pencegahan agar pengendara dapat melihat kendaraan dari arah berlawanan sebelum memasuki tikungan. Saya berharap keberadaan cermin cembung ini dapat meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, mengurangi potensi kecelakaan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalan ini,” ujar Felix Benedictus Mamuaja, penanggung jawab program.

Program ini mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Lamatti Riawang karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi keselamatan pengguna jalan. Kehadiran cermin cembung diharapkan tidak hanya membantu warga setempat, tetapi juga pengguna jalan dari luar desa yang melintasi jalur tersebut.

Pemasangan cermin cembung menjadi salah satu bentuk penerapan teknologi sederhana yang memberikan dampak nyata bagi keselamatan masyarakat. Diharapkan fasilitas ini mampu menekan risiko kecelakaan di Dusun Jerrung I sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 3: Good Health and Well-being dan Goal 11: Sustainable Cities and Communities melalui upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat secara berkelanjutan.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10