Mahasiswa KKN-T Unhas Bangun Green House Mini untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga di Bantaeng

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program pembangunan greenhouse mini di Desa Bonto-Bontoa, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Jumat (31/7). Program ini dihadirkan sebagai penerapan teknologi tepat guna untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah, meningkatkan produktivitas budidaya tanaman hortikultura, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga di tengah tantangan perubahan iklim.
Program ini diawali dengan sosialisasi mengenai konsep pertanian pekarangan berbasis teknologi serta pentingnya penerapan teknologi pangan dalam mendukung produksi pangan rumah tangga. Selanjutnya, masyarakat bersama mahasiswa terlibat langsung dalam proses pembangunan greenhouse mini, mulai dari perakitan rangka menggunakan bahan lokal, penyusunan media tanam organik, hingga pemasangan atap plastik UV sebagai pelindung tanaman. Pendekatan partisipatif tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola dan mereplikasi teknologi serupa secara mandiri.
Kepala Desa Bonto-Bontoa menyambut positif inisiatif ini dan mengapresiasi terobosan teknologi tepat guna yang diterapkan. Menurutnya, pemanfaatan pekarangan melalui greenhouse mini berlapis plastik UV menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas pasokan pangan keluarga sekaligus menekan pengeluaran rumah tangga. Pemerintah desa pun berencana mengintegrasikan model ini ke dalam program ketahanan pangan desa agar dapat direplikasi oleh lebih banyak kepala keluarga di wilayah Desa Bonto-Bontoa.
Selain pembangunan greenhouse, mahasiswa juga memberikan pelatihan mengenai pengolahan hasil panen berbasis teknologi pangan skala rumah tangga. Para warga memperoleh edukasi mengenai budidaya komoditas bernilai gizi dan ekonomi seperti cabai, tomat, serta sayuran hijau, termasuk pengolahan pascapanen agar memiliki nilai tambah dan daya simpan yang lebih lama. Program tersebut sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan hasil pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus peluang usaha keluarga.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap penerapan greenhouse mini dapat menjadi model pertanian pekarangan yang berkelanjutan di Desa Bonto-Bontoa. Inovasi tersebut diharapkan meningkatkan kemandirian pangan keluarga, memperkuat ketahanan pangan desa, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan.
M. Rusyaid Ridho Rusli
107.7 FM