EBS Reportase 4 Agustus 2026

Mahasiswa KKN-T Unhas Sulap Eceng Gondok Jadi Ecobriket Ramah Lingkungan di Wette’e

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk “Ecobriket: Pemanfaatan Eceng Gondok sebagai Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan” di Kantor Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (3/8). Program yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Siti Nur Aisyah Mais, ini bertujuan memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sumber daya lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Program Ecobriket diselenggarakan sebagai bentuk solusi terhadap melimpahnya eceng gondok di kawasan Danau Tempe yang selama ini menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan, seperti menghambat aktivitas masyarakat di perairan, mengganggu keseimbangan ekosistem, serta menurunkan kualitas lingkungan. Dalam pelaksanaannya, para peserta memperoleh materi mengenai karakteristik eceng gondok, dampak pertumbuhannya, serta tahapan pembuatan briket yang meliputi proses pengeringan bahan baku, pengarangan, pencampuran dengan perekat, pencetakan, hingga proses pengeringan sebelum briket siap digunakan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme dalam mengikuti setiap tahapan sosialisasi dan proses pembuatan Ecobriket. Program ini memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik berbasis potensi lokal serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan eceng gondok menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Inovasi tersebut juga menjadi salah satu bentuk penerapan prinsip ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Kelurahan Wette’e tidak lagi memandang eceng gondok sebagai gulma yang merugikan, tetapi sebagai sumber daya yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi lingkungan. Program Ecobriket diharapkan mampu mendukung pelestarian lingkungan, memperkuat ketahanan energi berbasis sumber daya lokal, serta membuka peluang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat.

M. Rusyaid Ridho Rusli

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10