Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Paparkan Program Kerja Berbasis Kebutuhan Masyarakat Desa Kampala

Makassar, EBS FM Unhas β Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko 2 Desa Kampala melaksanakan Seminar Program Kerja di Desa Kampala, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi tahapan awal pelaksanaan program pengabdian yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan serta kebutuhan masyarakat setempat.
Seminar tersebut dihadiri oleh mahasiswa KKN-T, pemerintah desa, dan berbagai pihak terkait. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan hasil identifikasi potensi serta permasalahan di Desa Kampala yang kemudian menjadi dasar penyusunan program kerja pada bidang lingkungan, pendidikan, administrasi pemerintahan, dan pemberdayaan masyarakat. Berbagai program tersebut dirancang agar mampu memberikan manfaat yang relevan sekaligus berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Salah satu program kerja kelompok yang menjadi fokus pelaksanaan KKN-T adalah pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS). Program ini bertujuan mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Kehadiran TPS diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola sampah rumah tangga secara lebih terarah serta mendorong terbentuknya budaya membuang sampah pada tempatnya.
βProgram TPS ini kami hadirkan berdasarkan hasil pengamatan kami terhadap kondisi lingkungan di Desa Kampala. Ketersediaan tempat pembuangan sampah yang lebih terarah penting untuk membantu masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Harapannya, TPS ini tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah,β ujar Muhammad Fatih Amirza, Koordinator Posko 2 KKN-T Pemberdayaan Desa Desa Kampala 2.
Selain program kelompok, mahasiswa juga memaparkan sejumlah program kerja individu yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Kampala. Program tersebut meliputi pembuatan peta administrasi desa, sosialisasi pendidikan karakter anti-bullying bagi siswa sekolah dasar, serta edukasi mengenai pentingnya konsumsi susu untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui program-program tersebut, mahasiswa berharap dapat memperkuat karakter peserta didik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak.
Pada bidang pembangunan dan lingkungan, mahasiswa turut merancang program pembuatan desain Kantor Desa Kampala serta pembuatan lubang resapan biopori. Desain kantor desa diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan fasilitas pelayanan pemerintahan desa, sedangkan biopori menjadi salah satu solusi sederhana untuk meningkatkan daya resap air ke dalam tanah sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Seminar Program Kerja juga menjadi ruang koordinasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat untuk memberikan masukan sebelum seluruh program direalisasikan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi selama masa pengabdian.
Rangkaian Seminar Program Kerja ini sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan berbagai kegiatan KKN-T Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Desa Kampala. Melalui kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat, mahasiswa berharap seluruh program yang telah dirancang dapat memberikan manfaat nyata serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan, pelayanan desa, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Quality Education), Tujuan 11 (Sustainable Cities and Communities), Tujuan 15 (Life on Land), dan Tujuan 16 (Peace, Justice and Strong Institutions).
Melani Pratiwi Palajukan
107.7 FM