Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Edukasi Pentingnya Perawatan Gigi Anak Sejak Usia Dini

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja bertajuk “Pentingnya Peran Orang Tua dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak” di Puskesmas Liu, Senin (27/7). Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang tua yang memiliki balita dan anak usia sekolah yang sedang berkunjung ke Puskesmas Liu. Penyuluhan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak usia dini.
Pelaksana program individu, Nurhalisa Putri Baharsyah dari Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Universitas Hasanuddin, memberikan materi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak, peran orang tua dalam membangun kebiasaan sehat, serta langkah-langkah yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan gigi anak. Edukasi tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang yang optimal,” ujar Nurhalisa.
Dalam penyuluhan, para peserta memperoleh edukasi mengenai kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik yang tepat, membatasi konsumsi makanan dan minuman manis, serta meningkatkan konsumsi sayuran, buah-buahan, dan makanan yang mengandung protein. Orang tua juga diimbau segera membawa anak ke dokter gigi apabila terdapat keluhan atau tanda awal karies agar dapat dilakukan pemeriksaan dan perawatan sedini mungkin.
Selain itu, orang tua diberikan pemahaman bahwa gigi anak yang masih berupa gigi sulung tetap perlu mendapatkan perhatian dan pemeriksaan berkala. Pemeriksaan ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali diperlukan untuk memantau kondisi kesehatan gigi dan mulut anak serta mencegah masalah yang lebih serius.
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta antusias menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai kondisi gigi anak yang berlubang, cara menjaga kebersihan gigi, hingga strategi membangun kebiasaan menyikat gigi secara rutin di lingkungan keluarga. Antusiasme tersebut menunjukkan perhatian orang tua terhadap kesehatan gigi dan mulut anak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 116 Unhas berharap orang tua semakin memahami bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Peran aktif keluarga dalam membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini diharapkan dapat membantu anak tumbuh dan berkembang secara optimal serta mengurangi risiko berbagai penyakit gigi dan mulut.
Program penyuluhan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat melalui edukasi yang aplikatif. Keberlanjutan edukasi diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan perawatan gigi yang lebih baik serta meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut anak di lingkungan masyarakat.
Melani Pratiwi Palajukan
107.7 FM