EBS Reportase 12 Agustus 2026

Mahasiswa KKN-T Unhas Hadirkan Pojok Pilah Sampah di Desa Lasiwala

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk “Optimalisasi Pengelolaan Sampah melalui Pembuatan Pojok Pilah Sampah Organik dan Anorganik di Desa Lasiwala” pada Kamis (6/8) di Kantor Desa Lasiwala, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah sebagai langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Mahasiswa KKN-T menjelaskan konsep Pojok Pilah Sampah beserta manfaatnya sebagai sarana edukasi, sekaligus memberikan pemahaman mengenai perbedaan sampah organik dan anorganik. Peserta juga diperkenalkan pada berbagai contoh sampah yang termasuk dalam kedua kategori tersebut agar dapat menerapkan pemilahan secara tepat dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pemilahan, mahasiswa memperkenalkan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Pemanfaatan sampah organik tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus menghasilkan pupuk yang dapat digunakan untuk kebutuhan tanaman. Sementara itu, untuk sampah anorganik, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan sampah plastik melalui ecobrick dengan pemutaran video edukasi yang menunjukkan proses pengolahannya menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat mengajukan pertanyaan mengenai cara membedakan sampah organik dan anorganik, proses pembuatan kompos, hingga pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick. Mahasiswa kemudian memberikan penjelasan secara sederhana dan aplikatif agar materi dapat dipahami serta diterapkan oleh masyarakat.

Najwa Nabilah, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin sekaligus pelaksana program kerja, menyampaikan harapannya terhadap kegiatan tersebut. “Melalui program kerja ini saya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilah sampah organik dan anorganik. Kebiasaan sederhana ini dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan lingkungan serta mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Lasiwala,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN-T menyerahkan tempat pilah sampah kepada Pemerintah Desa Lasiwala sebagai media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus mendorong masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Melalui program ini, KKN-T Gelombang 116 Unhas berupaya menghadirkan solusi sederhana berbasis edukasi untuk mendukung pengelolaan sampah di Desa Lasiwala. Dengan meningkatnya kesadaran dan kebiasaan memilah sampah, masyarakat diharapkan dapat turut menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10