Mahasiswa KKN-T Unhas Kembangkan Kemasan dan Branding Produk Olahan Ikan Bandeng di Desa Marannu

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk “Pengembangan Kemasan Ramah Lingkungan dan Branding Produk UMKM Olahan Ikan Bandeng” di Desa Marannu, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Selasa (11/8).
Program tersebut digagas oleh Nurhikma S., mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pengembangan produk olahan hasil perikanan sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal.
Program ini berfokus pada pengembangan kemasan dan identitas visual produk tumpi-tumpi ikan bandeng, salah satu produk olahan ikan yang dikembangkan oleh pelaku UMKM di Desa Marannu. Kegiatan diawali dengan koordinasi dan konsultasi bersama pelaku UMKM untuk mengetahui kondisi produk, kebutuhan kemasan, serta konsep branding yang sesuai dengan karakteristik produk.
Hasil konsultasi tersebut kemudian menjadi dasar dalam perancangan desain stiker kemasan. Desain yang dikembangkan disesuaikan dengan karakteristik tumpi-tumpi ikan bandeng agar memiliki ciri visual yang khas, menarik, informatif, dan mudah dikenali oleh konsumen.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya kemasan sebagai salah satu unsur pendukung pemasaran produk. Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai pelindung produk, tetapi juga menjadi media komunikasi yang dapat menyampaikan informasi sekaligus membangun identitas dan citra produk kepada konsumen.
Melalui tampilan kemasan yang lebih menarik dan identitas visual yang konsisten, produk olahan ikan bandeng diharapkan memiliki ciri khas yang lebih kuat serta peluang pemasaran yang lebih luas. Pengembangan kemasan dan branding ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah potensi hasil perikanan yang terdapat di Desa Marannu.
Pengembangan produk olahan hasil perikanan diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap komoditas lokal sekaligus mendukung peluang pemasaran dan pengembangan usaha masyarakat. Desain kemasan dan identitas visual yang telah dikembangkan kemudian diserahkan kepada pelaku UMKM untuk dapat dimanfaatkan dalam pemasaran produk tumpi-tumpi ikan bandeng, baik secara langsung maupun melalui media digital.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap desain kemasan yang dihasilkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pelaku UMKM sesuai dengan kebutuhan produknya. Pengembangan identitas visual tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ciri khas tumpi-tumpi ikan bandeng sebagai produk olahan lokal, tetapi juga meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen serta mendukung pengembangan UMKM Desa Marannu secara berkelanjutan.
Nabila Fatimah Azzahra
107.7 FM