EBS Reportase 22 September 2026

Seminar Nasional ACCESMA 2026 Bahas Transformasi Peran Akuntan di Era Artificial Intelligence

Makassar, EBS FM Unhas — Ikatan Mahasiswa Akuntansi (IMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)  Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional ACCESMA 2026 pada Minggu (20/9). Mengangkat tema “The Silent Takeover: Redefining the Accountant’s Role in a World Driven by Digital Disruption and Artificial Intelligence”, seminar ini menjadi salah satu rangkaian utama Accounting Competition, Seminar and Education (ACCESMA) 2026 yang membahas perkembangan Artificial Intelligence (AI) serta transformasi peran profesi akuntan di tengah perkembangan teknologi.

Seminar ini menghadirkan dua pemateri dengan perspektif yang saling melengkapi. Sesi pertama menghadirkan Sultan Rakib, S.S., M.M., Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Sulawesi Selatan, yang memaparkan perkembangan AI serta peluang pemanfaatannya dalam kehidupan dan dunia profesional.

Dalam pemaparannya, Sultan Rakib menjelaskan bahwa AI berperan sebagai co-pilot, bukan pihak yang mengambil alih kemudi. Perumpamaan tersebut menggambarkan bahwa AI dapat membantu manusia dalam mengolah informasi, menyelesaikan pekerjaan, dan meningkatkan efisiensi. Namun, kendali atas proses dan keputusan tetap berada pada manusia. Dalam konteks profesi akuntan, pemanfaatan AI tidak hanya membutuhkan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan untuk memahami, mengendalikan, dan mengevaluasi hasil yang dihasilkan oleh teknologi tersebut.

Pembahasan kemudian dilanjutkan oleh Dr. Mustakim Muchlis, S.E., M.Si., Ak., CA., Koordinator Divisi Hubungan Kemitraan Manajemen Eksekutif IAI Wilayah Sulawesi Selatan, yang mengulas profesi akuntan di tengah perkembangan teknologi dan AI.

Pada sesi ini, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya pertimbangan profesional dalam menjalankan profesi akuntan. AI dapat membantu mengolah data dan menangani berbagai pekerjaan yang bersifat rutin, tetapi penilaian terhadap informasi, pemahaman atas konteks permasalahan, serta pengambilan keputusan tetap membutuhkan pertimbangan profesional seorang akuntan.

Perkembangan AI dan teknologi digital menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya menuntut akuntan untuk menguasai teknologi, tetapi juga memperkuat kemampuan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi. Kemampuan berpikir kritis, memahami konteks, beradaptasi, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan profesi akuntan.

Bagi mahasiswa akuntansi dan calon akuntan, perkembangan tersebut menjadi tantangan yang perlu dipersiapkan sejak dini. Penguasaan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kemampuan berpikir kritis, pertimbangan profesional, serta pemahaman terhadap tanggung jawab profesi. Dengan demikian, teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan tanpa menghilangkan peran manusia dalam proses pengambilan keputusan.

Seminar Nasional menjadi bagian dari rangkaian ACCESMA 2026 yang turut mencakup Accounting Competition tingkat SMA/sederajat se-Sulawesi Selatan, kompetisi akuntansi tingkat perguruan tinggi secara nasional, dan kompetisi infografis. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada 18–20 September 2026.

Melalui Seminar Nasional ACCESMA 2026, IMA FEB Universitas Hasanuddin berharap peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan AI sekaligus melihat perubahan peran akuntan di masa depan. Di tengah perkembangan teknologi yang terus berlangsung, kemampuan memanfaatkan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan manusia untuk berpikir kritis, beradaptasi, menggunakan pertimbangan profesional, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. 

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10