53 Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan, 30 Penumpang Tetap Terbang dari Makassar

Makassar, EBS FM Unhas — Sebanyak 53 calon jemaah umrah asal Makassar menunda keberangkatan ke Arab Saudi setelah penerbangan lanjutan Malaysia Airlines rute Kuala Lumpur–Madinah dibatalkan. General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menyampaikan bahwa penerbangan MH846 rute Makassar–Kuala Lumpur tetap beroperasi pada Senin (12/10) dengan mengangkut 30 penumpang reguler.
Dilansir dari detikSulsel, Ruly menjelaskan bahwa 53 calon jemaah umrah tersebut berangkat melalui biro perjalanan PT Mudah Menuju Baitullah. Mereka mengalami penundaan keberangkatan setelah penerbangan lanjutan Malaysia Airlines MH158 rute Kuala Lumpur–Madinah dibatalkan.
“Dari total 83 penumpang yang direncanakan melakukan perjalanan, hanya 30 penumpang reguler yang diberangkatkan menuju Kuala Lumpur. Sementara itu, 53 calon jemaah umrah mengalami penundaan keberangkatan,” ujarnya.
Ruly juga menyebutkan bahwa pada Senin (12/10) tidak terdapat penerbangan langsung dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menuju Madinah maupun Jeddah. Manajemen bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi penerbangan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menginstruksikan seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau biro perjalanan umrah untuk memprioritaskan keselamatan jemaah. Pihak biro perjalanan diminta memantau kondisi jemaah, memberikan pendampingan, serta segera menginformasikan perubahan jadwal dan langkah penanganannya.
Kemenhaj juga meminta pihak biro perjalanan memastikan jemaah dapat menghubungi petugas saat membutuhkan bantuan di lapangan. Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan data dan kondisi jemaah secara menyeluruh. Kemenhaj memastikan koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan hingga seluruh jemaah memperoleh kepastian keberangkatan.
Fadiah Nadhilah Irhad
107.7 FM