Gaungkan Isu Karhutla, UKM Teater Unhas Serukan Kepedulian Lewat Teatrikal Jalanan

Makassar, EBS FM Unhas — UKM Teater Kampus (TKU) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pementasan teatrikal jalanan di depan Pintu 1 Unhas, Senin (19/10). Pementasan tersebut menjadi bentuk kritik terhadap maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pementasan ini menyoroti dampak karhutla terhadap kerusakan lingkungan, kepentingan ekonomi, hak masyarakat atas lingkungan yang sehat, serta perlindungan satwa liar.
Koordinator lapangan pementasan, Fatihatul Fiqra, menjelaskan bahwa teatrikal jalanan merupakan salah satu kegiatan TKU untuk merespons berbagai isu yang berkembang di lingkungan sekitar maupun tingkat nasional. Menurutnya, pementasan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik sekaligus menunjukkan kepekaan terhadap persoalan yang sedang terjadi di Indonesia.
“Teatrikal jalanan merupakan salah satu kegiatan yang selalu diadakan oleh UKM TKU melihat isu-isu yang ada di lingkungan dan negara kita ini. Hal tersebut merupakan bentuk kepekaan dalam menyikapi isu yang sedang marak di Indonesia. Selain itu, teatrikal jalanan juga merupakan bentuk aksi kepedulian yang dapat dilakukan dalam bentuk karya pementasan,” ujar Fatihatul.
Fatihatul berharap pementasan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia. Ia juga berharap pemerintah menjadikan aksi tersebut sebagai pengingat untuk lebih serius menangani persoalan yang berdampak pada masyarakat, termasuk karhutla.
“Semoga aksi yang kami lakukan bisa berdampak bagi masyarakat, masyarakat bisa lebih sadar terhadap kondisi negara kita yang sedang tidak baik-baik saja. Semoga pemerintah juga sadar jika negara kita ini sangat perlu dukungan, dan mudah-mudahan pemerintah dapat bekerja lebih baik lagi untuk keamanan di negara kita ini,” tambahnya.
Melalui pertunjukan tersebut, TKU menyampaikan kepedulian terhadap persoalan lingkungan sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapinya. Aksi ini juga diharapkan dapat menjadi pengingat bagi pemerintah agar lebih serius menangani persoalan yang berdampak pada masyarakat, termasuk karhutla.
Syahrul Ramadhan
107.7 FM