EBS News 25 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Pesawat dan Kapal Laut untuk Nataru 2026/2027

Slide-1-diskon-tiket-nataru-1024x683 Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Pesawat dan Kapal Laut untuk Nataru 2026/2027
sumber: Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Makassar, EBS FM Unhas โ€” Pemerintah menyiapkan diskon tiket pesawat dan kapal laut sebesar 30 persen untuk periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Khusus penerbangan domestik kelas ekonomi, pemerintah juga menanggung 100 persen Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tiket yang dibeli pada 20 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027 dan digunakan untuk penerbangan pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa stimulus transportasi tersebut mencakup potongan harga tiket pesawat dan kapal laut, tarif khusus jasa kepelabuhanan, serta PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk penerbangan domestik. Rencana stimulus disampaikan saat Airlangga melaporkan perkembangan program ekonomi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna.

โ€œStimulus Nataru, ini sudah disepakati diskon 30 persen daripada tiket, kemudian 30 persen juga untuk kapal, kemudian jasa kepelabuhanan juga diberikan spesial harga dari ASDP. Kemudian juga PPN ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara di dalam negeri,โ€ kata Airlangga.

Ketentuan PPN DTP untuk penerbangan domestik kelas ekonomi diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77 Tahun 2026. Aturan yang ditandatangani Menteri Keuangan Suahasil Nazara pada 12 Oktober 2026 dan diundangkan pada 20 Oktober 2026 tersebut mencakup PPN atas tarif dasar penerbangan (base fare) dan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge). Adapun biaya layanan tambahan, seperti bagasi ekstra dan pemilihan kursi, tidak termasuk dalam fasilitas tersebut. Insentif ini juga tidak berlaku untuk penerbangan internasional maupun kelas selain ekonomi.

Menurut Airlangga, stimulus transportasi Nataru diperkirakan menjangkau sekitar 6,6 juta orang dengan alokasi anggaran Rp883,4 miliar. Selain insentif transportasi, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan dan bantuan subsidi upah untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi pada kuartal IV 2026. Airlangga turut menyebutkan bahwa anggaran untuk keseluruhan stimulus Natal dan Tahun Baru telah disiapkan sekitar Rp31,8 triliun.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap biaya perjalanan masyarakat selama libur akhir tahun menjadi lebih terjangkau sekaligus mendorong aktivitas sektor pariwisata, perdagangan, dan usaha lainnya. Calon penumpang perlu memperhatikan periode pembelian tiket dan jadwal penerbangan agar sesuai dengan ketentuan insentif, serta memeriksa rincian biaya dan informasi resmi dari penyedia layanan transportasi sebelum melakukan pemesanan.

Fadiah Nadhilah Irhad

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10