Student Center 21 Oktober 2026

Bekal Finansial Masa Depan, LIKE-IT #9 Ajak Mahasiswa Unhas Bijak Kelola Uang

Makassar, EBS FM Unhas – Universitas Hasanuddin (Unhas)  berkolaborasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE-IT) Series #9 yang bertempat di Baruga A.P. Pettarani, Selasa (20/10). Mengusung tema “Financial Resilience for the Future: Membangun Generasi yang Aman, Paham, dan Terlindungi”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan generasi muda sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan finansial yang bertanggung jawab.

Dirangkaikan dengan kuliah umum, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, perencanaan tabungan dan investasi, serta pentingnya mengenali risiko sebelum menggunakan produk dan layanan keuangan. Anggota Badan Supervisi LPS, Andi Timo Pangerang, menekankan pentingnya membagi keuangan secara terencana ke dalam empat pos, yakni kebutuhan, keinginan, tabungan, dan investasi. Ia mengingatkan bahwa kebiasaan menabung dan berinvestasi perlu direncanakan sejak awal, bukan hanya mengandalkan sisa uang setelah memenuhi pengeluaran.

“Alokasi untuk tabungan dan investasi sebaiknya disiapkan dari awal, bukan sekadar menunggu sisa uang,” ungkapnya, agar mahasiswa mampu membedakan kebutuhan dan keinginan serta memahami risiko sebelum mengambil keputusan finansial, terutama dalam memanfaatkan layanan keuangan digital dan memilih instrumen investasi.

Selain perencanaan keuangan, mahasiswa juga diingatkan untuk bersikap kritis terhadap berbagai tawaran finansial di era digital. Kemudahan transaksi melalui aplikasi keuangan perlu diimbangi pemahaman terhadap manfaat, mekanisme, dan risiko produk yang digunakan. Mahasiswa juga perlu berhati-hati terhadap penawaran investasi yang belum dipahami serta layanan pinjaman daring dan paylater yang tidak sesuai dengan kemampuan membayar.

Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, turut menekankan bahwa ketahanan finansial perlu dibangun sejak mahasiswa, tanpa harus menunggu memiliki penghasilan besar. Kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, memahami produk keuangan, serta mengenali potensi penipuan menjadi bekal penting agar keputusan finansial tidak hanya didasarkan pada tren atau iming-iming keuntungan.

Selain pemaparan materi, LIKE-IT Series #9 juga turut menghadirkan booth edukasi interaktif dan pameran UMKM mahasiswa. Rangkaian acara ini juga dilengkapi dengan pembagian souvenir dan doorprize bagi peserta.

Nabila Sri Rahayu

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10