Student Center 2 September 2026

Direktur Kemahasiswaan Unhas Ajak Mahasiswa Kritis Melihat Isu Lingkungan

Makassar, EBS FM Unhas — MIND ID berkolaborasi dengan PT Vale Indonesia menggelar Sosialisasi MediaMind 2026 bertema “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri” di Arsjad Rasjid Lecture Theatre, Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (31/8). Kegiatan berlangsung dalam dua sesi, yakni sesi pertama bagi mahasiswa dan sesi kedua bagi jurnalis. Direktur Kemahasiswaan Unhas, Prof. Suhasman, dalam arahannya menyoroti pentingnya pemberitaan isu lingkungan yang berimbang.

Ia mendorong media tidak hanya menyoroti dampak negatif aktivitas pertambangan, tetapi juga melihat manfaat yang dihasilkan dari pemanfaatan sumber daya alam. Menurutnya, keseimbangan antara pengorbanan dan manfaat perlu menjadi pertimbangan dalam melihat aktivitas tersebut.

“Saya sering mendengar istilah bad news is a good news. Di lapangan, kita senang membaca tentang kerusakan lingkungan dan sebagainya. Jarang kita tertarik membaca seberapa banyak kebermanfaatan dari aktivitas menambang, berapa luas yang ditambang, dan manfaat yang diperoleh,” ujarnya.

Prof. Suhasman juga menekankan pentingnya pengetahuan sebagai dasar untuk memberikan kontribusi secara maksimal dengan penggunaan sumber daya yang efisien. Ia menyebut tulisan menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa untuk menyampaikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat.

“Itulah sebabnya kita diharapkan berkontribusi semaksimal mungkin sembari menggunakan sumber daya seminimal mungkin. Untuk itulah kita belajar dan berkuliah. Karena hanya dengan pengetahuan kita bisa memberikan kontribusi yang maksimal, salah satunya lewat tulisan-tulisan yang bisa dibaca oleh khalayak dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Menanggapi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Prof. Suhasman mengatakan mahasiswa tidak perlu menjadikannya sebagai pesaing. Ia menilai manusia tetap memiliki keunggulan dalam menghadirkan rasa dan kreativitas yang didukung oleh pengetahuan serta wawasan.

“Kita tidak perlu bersaing dengan AI. AI punya tugasnya sendiri, yaitu mengolah informasi yang sudah tersedia. Persoalan rasa dan kreativitas itu ada pada kita, dan itu pasti jauh lebih humanis ketika dilakukan oleh orang-orang yang berpengetahuan dan berwawasan,” pungkasnya.

Fadiah Nadhilah Irhad

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10