Dorong Adopsi Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan, Mahasiswa KKN Unhas Pasang Papan Edukasi di Desa Bonto-Bontoa

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja bertajuk Pemasangan Papan Edukasi Teknologi Pertanian Berkelanjutan di Desa Bonto-Bontoa, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap inovasi di bidang pertanian dan pangan, Kamis (31/7). Program ini berfokus pada penyebaran informasi mengenai teknologi pertanian ramah lingkungan guna mendukung ketahanan pangan lokal.
Program kerja tersebut mengangkat tema pertanian dan teknologi pangan dengan menyajikan tiga inovasi terapan, yaitu pemanfaatan greenhouse (rumah kaca) untuk melindungi tanaman, pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari bahan alami, serta penerapan sistem wick (sumbu) pada teknik hidroponik sederhana. Ketiga inovasi tersebut dipilih karena dinilai praktis, mudah diterapkan, dan sesuai dengan kondisi masyarakat Desa Bonto-Bontoa.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan partisipasi aktif pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan materi edukasi yang disampaikan melalui papan informasi dapat dipahami sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkannya dalam kegiatan pertanian sehari-hari.
Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap pentingnya efisiensi pemanfaatan lahan dan penguatan sektor pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Bantaeng. Melalui pemasangan papan edukasi di sejumlah titik strategis desa, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi secara visual yang informatif, menarik, dan mudah dipahami kapan saja tanpa terbatas oleh waktu pelaksanaan sosialisasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyusunan materi berbasis sains populer, kemudian dilanjutkan dengan perancangan desain visual papan edukasi agar mudah dipahami oleh masyarakat. Setelah proses pencetakan selesai, mahasiswa bersama warga melakukan pemasangan papan edukasi di lokasi yang sering dilalui masyarakat sehingga informasi yang disampaikan dapat menjangkau lebih banyak warga.
Keberadaan papan edukasi ini diharapkan menjadi media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Bonto-Bontoa. Informasi mengenai pemanfaatan greenhouse, Pupuk Organik Cair (POC), dan sistem wick diharapkan mampu mendorong penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian secara mandiri.
Melani Pratiwi Palajukan
107.7 FM