EBS Reportase 2 November 2026

KSEI FoSEI FEB Unhas Gelar DEI XVI, Bekali Kader Muda dengan Nilai Ekonomi Islam

Makassar, EBS FM Unhas — Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) FoSEI Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menyelenggarakan Diklat Ekonomi Islam (DEI) Angkatan XVI pada Sabtu–Minggu (31/10–1/11) di Gedung Pegadaian Lantai 3 FEB Unhas dan Gedung IPTEKS Unhas. Diklat Ekonomi Islam merupakan salah satu program kaderisasi KSEI FoSEI FEB Unhas yang bertujuan memperkenalkan nilai-nilai ekonomi Islam, mengembangkan potensi peserta, serta menumbuhkan semangat keilmuan, kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam berorganisasi. 

Rangkaian kegiatan DEI XVI diawali dengan pelaksanaan Pra–DEI pada 24–25 Oktober secara daring. Antusiasme calon peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 215 orang. Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 163 peserta mengikuti Diklat Ekonomi Islam XVI sebagai bagian dari proses kaderisasi KSEI FoSEI FEB Unhas.

Pada pembukaan acara di hari pertama, Muhammad Zulfan selaku Perwakilan FoSEI Regional Sulselbarta turut menyampaikan pesan kepada para peserta. Ia mengajak peserta untuk tidak merasa minder ketika bergabung di organisasi ini, sebab KSEI FoSEI merupakan organisasi yang telah dikenal luas. Nama besar tersebut, menurutnya, membawa tanggung jawab yang besar pula bagi setiap kader agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan visi dan misi organisasi ke depan.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Unhas, Dr. Sabir, S.E., M.Si., CWM., menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Diklat Ekonomi Islam memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan moral dan etika yang kuat.

“Diklat Ekonomi Islam bukan sekadar agenda rutin organisasi atau proses penerimaan dan pembinaan kader baru, lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang pemberdayaan yang strategis untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan memahami teori-teori ekonomi, tetapi juga memiliki landasan moral dan etika yang kuat,” ungkap Dr. Sabir.

Pada hari pertama, peserta mengikuti tiga sesi pembekalan materi. Materi pertama, Pengantar Ekonomi Islam, dibawakan oleh Rakhmat Nurul Prima Nugraha, S.E., M.Sc., yang memperkenalkan konsep dasar, prinsip, dan nilai-nilai yang menjadi landasan sistem ekonomi Islam. 

Selanjutnya, materi Ghazwul Fikr disampaikan oleh Sri Wahyuni, S.E., M.E yang membahas pentingnya membangun kesadaran dan pola pikir kritis dalam menghadapi berbagai pengaruh pemikiran di era modern. 

Materi ketiga, Ketauhidan dan Syumuliyatul Islam, dibawakan oleh Dhini Fadhillah, dengan pembahasan mengenai pentingnya tauhid serta pemahaman Islam sebagai ajaran yang menyeluruh dalam berbagai aspek kehidupan.

Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI). Peserta diperkenalkan dengan berbagai produk dan layanan perbankan syariah serta memperoleh kesempatan untuk melakukan pembuatan rekening BSI sebagai bentuk pengenalan terhadap layanan keuangan berbasis prinsip syariah.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) secara berkelompok. Sesi ini menjadi ruang bagi peserta untuk berdiskusi, bertukar gagasan, menyampaikan pendapat, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim. 

Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan apresiasi dan awarding kepada peserta, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya Diklat Ekonomi Islam XVI.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai ekonomi Islam, tetapi juga mampu membangun solidaritas, memperluas relasi, serta menumbuhkan komitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam.

DEI XVI diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk berproses sebagai bagian dari keluarga besar KSEI FoSEI FEB Unhas serta melahirkan kader yang berilmu, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial dalam membawa nilai-nilai ekonomi Islam di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10