EBS Reportase 16 Agustus 2026

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Kenalkan Repelen Nabati, Atasi Gangguan Burung pada Tanaman Padi

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Program Studi Agribisnis yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 melaksanakan program kerja pembuatan dan pemanfaatan pestisida nabati sebagai pengusir burung pemakan padi di Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Rabu (5/8). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memberikan alternatif solusi kepada masyarakat dalam menghadapi gangguan burung yang menyerang tanaman padi.

Burung pemakan padi menjadi salah satu gangguan yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman dan berpotensi mengurangi hasil produksi petani. Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa KKN-T Unhas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan-bahan nabati yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar sebagai salah satu alternatif untuk membantu mengusir burung dari area persawahan.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai permasalahan burung pemakan padi, dampaknya terhadap tanaman, serta pengenalan konsep pestisida nabati. Mahasiswa KKN kemudian melakukan demonstrasi dan praktik pembuatan repelen nabati dengan memanfaatkan bahan seperti bawang putih dan cabai. Peserta diberikan penjelasan mengenai bahan dan alat yang diperlukan, tahapan pembuatan, proses penyaringan, hingga cara penggunaan larutan pada area pertanaman.

Selain demonstrasi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Masyarakat menunjukkan antusiasme, terutama dalam mengetahui takaran bahan, cara pengaplikasian, serta penyimpanan repelen nabati. Salah satu anggota Kelompok Tani, Imman,menyampaikan bahwa demonstrasi tersebut diharapkan dapat membantu petani memahami proses pembuatan sehingga dapat dilakukan secara mandiri.

Pemanfaatan bahan nabati dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif sederhana bagi masyarakat dalam menghadapi gangguan burung pada tanaman padi. Selain menggunakan bahan yang relatif mudah diperoleh, pendekatan tersebut juga memperkenalkan metode pengendalian yang lebih memperhatikan aspek lingkungan.

Program kerja repelen nabati ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama pelaksanaan KKN, tetapi juga dapat menjadi pengetahuan yang terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan KKN di Kelurahan Lembang.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10