EBS Reportase 24 Juli 2026

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Budaya di SMPN 1 Gantarangkeke, Tanamkan Cinta Budaya Lokal di Tengah Arus Globalisasi

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Anak dan Perempuan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk “Kenal Dunia, Cinta Gantarangkeke: Menumbuhkan Adab Melalui Budaya” di SMP Negeri 1 Gantarangkeke, Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Selasa (21/7). Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Unhas, Anand, bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya lokal sekaligus menumbuhkan sikap menghargai keberagaman budaya di tengah pesatnya arus globalisasi.

Program tersebut dilatarbelakangi oleh hasil observasi mahasiswa yang menunjukkan masih terbatasnya pengetahuan sebagian pelajar mengenai budaya daerahnya sendiri. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan dalam upaya pelestarian budaya lokal, sehingga diperlukan edukasi sejak usia dini agar generasi muda memiliki rasa bangga terhadap identitas budaya yang dimiliki sekaligus mampu menyaring pengaruh budaya asing secara bijak.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Gantarangkeke dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memperkenalkan keberagaman budaya dari beberapa negara, seperti Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, dan Brasil, sebagai bahan perbandingan untuk memperluas wawasan peserta. Selanjutnya, siswa diajak mengenal nilai-nilai budaya lokal Gantarangkeke, pentingnya melestarikan warisan budaya daerah, serta penerapan nilai-nilai adab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Materi disampaikan melalui metode pembelajaran yang interaktif, meliputi presentasi, diskusi kelompok, simulasi penerapan adab, serta sesi berbagi pengalaman. Melalui pendekatan tersebut, siswa didorong untuk aktif berdiskusi mengenai kebiasaan positif yang masih diterapkan di lingkungan mereka sekaligus merefleksikan pentingnya menjaga identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Anand menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan budaya daerah, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar mampu menghargai keberagaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bagian dari masyarakat lokal. Kepala SMP Negeri 1 Gantarangkeke, Rahman, S.Pd., M.Pd., turut mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang relevan bagi siswa. 

Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, kegiatan ditutup dengan post-test berbentuk kuis interaktif yang diikuti seluruh siswa. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung melalui keaktifan mereka dalam berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta mengikuti simulasi yang diberikan mahasiswa KKN. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi antara mahasiswa dan pihak sekolah.

Melalui program “Kenal Dunia, Cinta Gantarangkeke: Menumbuhkan Adab Melalui Budaya”, mahasiswa KKN-T Pemberdayaan Anak dan Perempuan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap siswa semakin terbuka terhadap keberagaman budaya dunia, sekaligus memiliki kepedulian yang lebih besar dalam menjaga, melestarikan, dan membanggakan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10