EBS Reportase 30 Juli 2026

Mahasiswa KKN-T Unhas Luncurkan Program SAPA DESA, Perkuat Digitalisasi Informasi Desa Bila Riase

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkenalkan program SAPA DESA (Sistem Aplikasi dan Portal Informasi Desa) sebagai upaya mendukung digitalisasi informasi dan optimalisasi potensi Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (15/7). Program ini menjadi salah satu inovasi utama mahasiswa dalam meningkatkan akses informasi publik sekaligus memperkuat tata kelola desa berbasis teknologi.

Program SAPA DESA dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai profil desa, potensi wilayah, pelayanan publik, serta berbagai kegiatan pemerintahan desa secara lebih cepat, terbuka, dan terstruktur. Kehadiran platform digital ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyebaran informasi sekaligus menjadi media promosi potensi Desa Bila Riase kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain mengembangkan SAPA DESA, mahasiswa KKN-T juga menghadirkan sejumlah program pendukung yang disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi penyusunan Profil Desa Bila Riase, digitalisasi peta administrasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), pelatihan media promosi digital bagi pelaku UMKM, pelatihan pembuatan briket dari sekam padi, pembuatan lubang resapan biopori, pelatihan pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL), serta pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi berbahan sereh.

Koordinator Desa KKN-T Gelombang 116, Indra Gunawan, menjelaskan bahwa seluruh program dirancang untuk mengintegrasikan inovasi digital dengan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan potensi lokal. “Program kerja ini diharapkan dapat memanfaatkan potensi yang ada di Desa Bila Riase menjadi sesuatu yang bernilai, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun informasi desa,” ujarnya.

Kepala Desa Bila Riase, Sirajuddin, S.E., mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung pelayanan informasi desa. “Digitalisasi informasi desa diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi sekaligus membantu pemerintah desa dalam menyajikan data dan potensi desa secara lebih terstruktur,” tuturnya.

Melalui pengembangan SAPA DESA, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap masyarakat semakin mudah mengakses informasi desa, sementara pemerintah desa memiliki media yang lebih efektif dalam mengelola dan menyebarluaskan informasi kepada publik. Program ini juga diharapkan mampu mendukung promosi potensi lokal, memperkuat pelayanan publik berbasis digital, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goal 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penerapan inovasi digital, Goal 11: Sustainable Cities and Communities melalui penguatan tata kelola desa, serta Goal 16: Peace, Justice and Strong Institutions melalui peningkatan akses informasi publik yang transparan dan akuntabel.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10