Mahasiswa KKN-T Unhas Perkenalkan Program Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim di Desa Bontolempangan

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan Seminar Program Kerja di Kantor Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Selasa (14/7). Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan memperkenalkan berbagai program kerja yang berfokus pada mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Seminar ini dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Tim Penggerak PKK, ketua RT/RW, serta masyarakat setempat.
Dalam seminar tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah program yang disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat Desa Bontolempangan. Program tersebut meliputi edukasi perubahan iklim dan pengurangan emisi karbon, pelatihan pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemanfaatan limbah organik menjadi kompos, penanaman pohon, sosialisasi konservasi sumber daya air, pemanfaatan pekarangan untuk budidaya tanaman pangan, hingga penyusunan media edukasi berupa buku saku, poster, dan materi berbasis QR Code sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu perubahan iklim.
Seminar ini berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi antara mahasiswa dengan pemerintah desa dan masyarakat. Berbagai saran dan masukan yang disampaikan peserta menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan program kerja agar pelaksanaannya lebih sesuai dengan kondisi lingkungan serta kebutuhan masyarakat Desa Bontolempangan. Diskusi tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Melalui Seminar Program Kerja ini, mahasiswa KKN-T Perubahan Iklim Unhas berharap seluruh program yang telah dirancang dapat terlaksana secara optimal melalui sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, mendorong pelestarian lingkungan, serta mendukung terwujudnya Desa Botolempangan yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan.
M. Rusyaid Ridho Rusli
107.7 FM