EBS Reportase 8 Agustus 2026

Mahasiswa KKN-T Unhas Perkuat Akses Perizinan UMKM melalui Pendampingan OSS di Desa Pattallassang

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Kampung Sejahtera Kementerian Sosial Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja “Edukasi dan Pendampingan Pemanfaatan Laman OSS sebagai Akses Layanan Digital Perizinan Berusaha bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)” di Dusun Sangnging-Sangnging, Desa Pattallassang, Selasa (5/8). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan digital pemerintah dalam pengurusan perizinan usaha sekaligus mendorong pelaku UMKM memperoleh legalitas melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan layanan administrasi berbasis digital. Mahasiswa KKN-T memberikan edukasi mengenai pentingnya legalitas usaha serta fungsi Online Single Submission (OSS) sebagai sistem perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik. Kepemilikan NIB diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengakses pembiayaan, kemitraan, pelatihan, dan program pemberdayaan pemerintah.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menjelaskan mekanisme penggunaan laman OSS secara bertahap, mulai dari pembuatan akun, pengisian data pelaku usaha, pendaftaran kegiatan usaha, hingga proses penerbitan NIB. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan sederhana dan aplikatif agar dapat dipahami oleh masyarakat, khususnya peserta yang masih memiliki keterbatasan dalam menggunakan layanan administrasi digital.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan pendampingan. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait tahapan penerbitan NIB, kelengkapan dokumen, serta manfaat legalitas bagi pengembangan usaha. Interaksi tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam mengakses layanan publik dan mengurus kebutuhan administrasi usaha.

Bagas Agustinus Tandi Datu, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Hasanuddin, menjelaskan bahwa pendampingan OSS dilakukan untuk membantu masyarakat mengakses layanan publik secara lebih mudah dan mandiri. “Transformasi layanan publik tidak hanya ditandai dengan tersedianya sistem digital, tetapi juga dengan kemampuan masyarakat untuk mengakses dan memanfaatkannya secara mandiri. Melalui pendampingan OSS, kami ingin memastikan bahwa pelaku UMKM memahami setiap tahapan pengurusan perizinan sehingga mereka dapat memperoleh Nomor Induk Berusaha dengan lebih mudah, cepat, dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Melalui program kerja ini, KKN-T Gelombang 116 Kampung Sejahtera Kemensos Universitas Hasanuddin berharap para KPM dapat memanfaatkan OSS secara mandiri sebagai akses memperoleh legalitas usaha. Pendampingan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM, meningkatkan kepercayaan terhadap usaha yang dijalankan, serta memperluas peluang pengembangan ekonomi masyarakat Desa Pattallassang.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10