EBS Reportase 31 Juli 2026

Mahasiswa KKN Unhas Dorong Digitalisasi UMKM melalui Pendampingan Sistem Pembayaran QRIS di Desa Carawali

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Carawali melaksanakan program kerja individu bertajuk “Pemberdayaan UMKM melalui Digitalisasi Sistem Pembayaran Non Tunai Berbasis QRIS” di Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. Program ini dilaksanakan oleh Wa Ode Balqis Hamzah, mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin, sebagai upaya mendorong transformasi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa tersebut.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran non tunai. Melalui penerapan QRIS, pelaku usaha diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam proses transaksi, meningkatkan efisiensi operasional, memperluas akses terhadap pembayaran digital, serta meningkatkan daya saing usaha di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu strategi pengembangan usaha di era digital. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM mengenai manfaat penggunaan QRIS, prosedur pendaftaran, proses aktivasi, hingga praktik penggunaan QRIS dalam transaksi sehari-hari. Pendampingan dilakukan secara intensif agar setiap pelaku usaha mampu memahami dan mengimplementasikan sistem pembayaran digital secara mandiri.

Wa Ode Balqis Hamzah, selaku penanggung jawab program, menjelaskan bahwa digitalisasi pembayaran merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di tingkat lokal. “Melalui program ini, kami ingin membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui pemanfaatan QRIS. Selain mempermudah transaksi, sistem pembayaran digital juga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung pengelolaan usaha yang lebih efektif dan modern,” ujarnya. 

Selama kegiatan berlangsung, para pelaku UMKM menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap tahapan pendampingan. Mereka aktif berdiskusi mengenai manfaat pembayaran digital serta berbagai kendala yang dihadapi dalam proses penerapan teknologi pada usaha mereka. Melalui praktik langsung, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai penggunaan QRIS sebagai alternatif pembayaran yang aman, praktis, dan efisien.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap semakin banyak pelaku UMKM di Desa Carawali yang mampu mengadopsi sistem pembayaran digital sebagai bagian dari pengembangan usahanya. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Carawali, dan pelaku UMKM diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian masyarakat desa. Program ini juga berkontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) Goal 8: Decent Work and Economic Growth melalui penguatan kapasitas UMKM, serta Goal 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui pemanfaatan inovasi dan teknologi digital dalam pengembangan usaha.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10