Mahasiswa KKN Unhas Edukasi dan Bangun Lubang Resapan Biopori, Dukung Konservasi Air di Kelurahan Taroada

Makassar, EBS FM Unhas โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa sosialisasi dan pembuatan lubang resapan biopori di Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, pada JumatโSabtu (3โ4/7). Program yang diinisiasi oleh Sakinah Dwiyana Putri Sadik, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas, ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi air sekaligus mendorong pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan.
Kegiatan diawali pada Kamis (3/7) dengan sosialisasi mengenai manfaat lubang resapan biopori sebagai teknologi sederhana yang mampu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi potensi genangan saat musim hujan, serta mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos alami. Setelah penyampaian materi, mahasiswa bersama masyarakat melakukan demonstrasi sekaligus pembuatan lubang resapan biopori di salah satu rumah warga yang berlokasi di RW 03 Maccopa Indah, Kelurahan Taroada.
Pelaksanaan program berlanjut pada Jumat (4/7) melalui pembuatan dan penanaman lubang resapan biopori di RW 05 Baniaga, Kelurahan Taroada. Proses pembuatan dilakukan dengan membuat lubang vertikal menggunakan linggis, kemudian memasang pipa PVC sebagai penyangga sebelum diisi dengan sampah organik, seperti daun kering dan sisa bahan organik rumah tangga. Bahan organik tersebut selanjutnya akan terurai secara alami menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman.
Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, mahasiswa juga membagikan pamflet yang memuat panduan pembuatan, pemanfaatan, dan pemeliharaan lubang resapan biopori. Media edukasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menerapkan teknologi ini secara mandiri di lingkungan masing-masing sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui program ini, masyarakat diperkenalkan pada solusi sederhana yang tidak hanya meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah dan mengurangi limpasan air hujan, tetapi juga mendorong pemanfaatan sampah organik menjadi kompos yang bernilai guna. Penerapan lubang resapan biopori diharapkan mampu menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.
Program ini menjadi wujud kontribusi mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui penerapan teknologi tepat guna yang mudah diaplikasikan oleh masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi konservasi air dan pengelolaan sampah organik, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 6 (Clean Water and Sanitation), Tujuan 11 (Sustainable Cities and Communities), Tujuan 13 (Climate Action), dan Tujuan 15 (Life on Land) melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Melani Pratiwi Palajukan
107.7 FM